Barang bukti berupa seekor ayam diamankan dalam peristiwa dugaan pencurian yang mengakibatkan seorang pria tewa dihakimi massa di Juwuk Legi, Tabanan. (BP/Istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Identitas terduga pencuri ayam aduan yang tewas dihakimi massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, akhirnya terungkap.

Menurut Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, Sabtu (25/7), pria yang tewas tersebut berinisial KD asal Sidatapa, Buleleng. Iptu Wiwik menyebut jenazahnya sudah dibawa Jumat sore ke desa asalnya.

Sebelumnya diberitakan seorang pria tewas dikeroyok massa karena diduga mencuri ayam aduan pada Jumat (24/7) dini hari.

Baca juga:  Bayi Laki-laki Itu Dibuang Ibunya Dengan Pesan “Tolong Jaga Anak Saya”

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Terduga pelaku dipergoki warga saat diduga membawa kabur seekor ayam milik I Wayan Adi Suteja (31), warga Banjar Juwuk Legi. Aksi tersebut memancing emosi warga yang belakangan resah karena wilayah itu disebut kerap terjadi pencurian ayam aduan.

Saat tertangkap tangan, massa yang berkumpul diduga langsung menghakimi pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Tidak hanya itu, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku juga dibakar warga sehingga belum sempat diamankan petugas.

Baca juga:  Identitas Terduga Pelaku Dikantongi, Kasus Dugaan Penyimpangan Seksual Pelajar Disidik

Personel Polsek Baturiti yang menerima laporan sekitar pukul 02.00 Wita langsung menuju lokasi. Saat tiba di TKP, petugas mendapati terduga pelaku sudah meninggal dunia. Polisi kemudian mengamankan lokasi serta sejumlah barang bukti berupa seekor ayam milik korban, sebilah golok, dan sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, serta sejumlah uang tunai yang diduga milik pelaku.

Polres Tabanan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menangkap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana. Warga diminta segera menyerahkan terduga pelaku kepada aparat kepolisian agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Terungkap, Identitas Jenazah di Aliran Sungai
BAGIKAN