Pesepak bola timnas putri Indonesia Isabelle Nottet (kiri) berebut bola dengan pesepak bola timnas putri Singapura Ee Pei Ying (tengah) saat bertanding pada ajang Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Tim Nasional Putri Indonesia gagal menutup fase Grup B AFF Women’s Cup 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang Kamboja 1-1 pada laga terakhir di Stadion UiTM, Malaysia, Kamis (16/7) malam WIB. Hasil tersebut membuat Garuda Pertiwi harus puas finis di posisi kedua klasemen dengan koleksi empat poin, kalah selisih gol dari Kamboja yang merebut puncak grup.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Satoru Mochizuki langsung mengambil inisiatif serangan. Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 57 persen pada awal pertandingan dan berusaha menekan pertahanan lawan.

Baca juga:  Peringkat FIFA Garuda Pertiwi Naik

Meski menguasai jalannya laga, Garuda Pertiwi kesulitan menembus rapatnya lini belakang Kamboja yang menerapkan pertahanan tinggi dan disiplin. Sejumlah upaya dari lini depan Indonesia belum mampu menghasilkan peluang bersih, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41. Tembakan Estella Loupatty gagal diantisipasi sempurna oleh pemain belakang Kamboja. Bola liar langsung disambar Sheva Imut yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang lawan untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Baca juga:  Cegah Penyimpangan BOP, Giliran Guru TK “Berlindung” ke Kejaksaan

Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum dan membuat Indonesia berada di atas angin untuk mengamankan kemenangan sekaligus posisi teratas grup.

Namun, situasi berubah pada awal babak kedua. Baru tiga menit pertandingan berjalan, Kamboja berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Indonesia untuk mencetak gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1.

Tersentak oleh gol tersebut, Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Permainan banyak dibangun melalui kedua sisi lapangan untuk membongkar pertahanan lawan. Akan tetapi, organisasi pertahanan Kamboja yang solid membuat setiap peluang Garuda Pertiwi mampu dipatahkan.

Baca juga:  Polres Badung Juarai Lomba Menembak Hari Bhayangkara

Hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1.

Hasil ini membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan harus rela finis sebagai runner-up Grup B karena kalah selisih gol dari Kamboja yang menempati posisi teratas. Meski gagal meraih kemenangan pada laga penutup, Garuda Pertiwi tetap menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan, namun penyelesaian akhir dan kurang rapatnya pertahanan pada awal babak kedua menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN