Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri) saat kunjungan resmi untuk menghadiri Leaders Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong menggelar pertemuan pemimpin tahunan Indonesia-Singapura untuk membahas proyek-proyek bilateral dan memperkuat kolaborasi strategis antarkedua negara. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama dalam hubungan Indonesia dan Singapura. Ia mengatakan terjadi peningkatan kolaborasi yang meliputi perdagangan, konektivitas, energi, ekonomi digital, ekosistem digital, keamanan siber, hingga ketahanan pangan.

“Kerja sama ekonomi kita tetap jadi pilar utama dalam hubungan kita. Di semua bidang kita melihat peningkatan kerja sama,” kata Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7) dikutipndari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Mengenal Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Sudah 45 Tahun Memimpin

Presiden mengatakan Indonesia telah menunjuk BPI Danantara untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas serta kegiatan perdagangan lanjutan. Kedua negara juga menyepakati penguatan kolaborasi di bidang pangan dan rantai pasok.

Prabowo menambahkan di bidang pertahanan dan keamanan, Indonesia dan Singapura terus mengimplementasikan perjanjian kerja sama pertahanan yang telah disepakati.

“Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan, tidak hanya antara pemerintah, tapi rakyat kedua negara. Oleh karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting,” kata Prabowo.

Baca juga:  Ini, 30 Anggota DPRD Bangli yang Ditetapkan

Menurut Presiden, pertemuan Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura kali ini menghasilkan 26 capaian konkret yang terdiri atas 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan delapan kesepakatan antarpelaku usaha (business-to-business/B2B).

“Capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita,” ucapnya.

Prabowo menyampaikan hubungan Indonesia dan Singapura merupakan hubungan yang khas dan istimewa sebagai dua negara bertetangga yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan.

Kepala Negara mengatakan kedua negara memiliki kesamaan pandangan bahwa kemakmuran tidak dapat terwujud tanpa perdamaian dan stabilitas, sehingga upaya menjaga keduanya harus terus dilakukan melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

Baca juga:  KTT ASEAN Soroti Pentingnya Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Presiden juga menyebut pertemuan dengan PM Wong berlangsung secara intensif, produktif, terbuka, dan berorientasi ke depan. Kedua pemimpin sepakat menyelesaikan setiap kesalahpahaman atau perbedaan persepsi secara terbuka sebagai sahabat.

“Kita sepakat kalau ada salah paham atau salah persepsi kita akan selesaikan sebagai sahabat dengan terbuka,” kata Presiden. (kmb/balipost)

BAGIKAN