Suasana pameran IKM Bali Bangkit yang digelar pada PKB XLVIII Tahun 2026, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pameran Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali Bangkit dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 terus mencatatkan transaksi positif. Hingga 28 Juni 2026, total omzet penjualan mencapai Rp5.720.228.176, dengan melibatkan 124 pelaku IKM yang memamerkan berbagai produk unggulan Bali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, mengatakan seluruh data tersebut berasal dari IKM binaan Disperindag yang berpartisipasi di area pameran Ksirarnawa dan bawah Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali.

Baca juga:  Dalam 10 Hari, Transaksi UMKM Kuliner di PKB 2026 Tembus Rp1,88 Miliar 

“Jumlahnya 124 IKM. Disperindag hanya mencatat IKM yang berada di Ksirarnawa dan bawah Ardha Candra,” ujarnya, saat dikonfirmasi Senin (29/6).

Berdasarkan rekapitulasi penjualan pada 28 Juni 2026, omzet yang dibukukan mencapai Rp594.297.976, dengan rincian di Gedung Ksirarnawa Rp421.459.976 dan Ardha Candra Rp172.838.000.

Sementara itu, akumulasi omzet sejak pembukaan PKB hingga 28 Juni 2026 telah menembus Rp5,72 miliar, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal Bali.

Baca juga:  Duta Bangli Hadirkan Perjalanan Penyucian Jiwa dalam Peed Aya PKB 2026

Sebanyak 124 IKM tersebut tersebar dalam beberapa kategori produk, yakni Tenun 29 peserta. Perhiasan emas dan perak 19 peserta. Kerajinan dan produk lainnya 43 peserta. Fashion 27 peserta. Tas dan produk kulit lainnya 6 peserta. Total keseluruhan mencapai 124 peserta IKM.

Terkait pelaku usaha tanaman hias, termasuk anggrek, Wiryanata menjelaskan bahwa Disperindag tidak memiliki data penjualannya. Sebab, pencatatan yang dilakukan hanya mencakup IKM yang mengikuti Pameran Bali Bangkit di Ksirarnawa dan bawah Ardha Candra.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan Mahasiswa, Bupati Artha Serahkan Beasiswa

Dengan capaian omzet yang telah melampaui Rp5,7 miliar, Pameran IKM Bali Bangkit kembali membuktikan perannya sebagai ajang strategis untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Bali selama penyelenggaraan PKB 2026. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN