
MANGUPURA, BALIPOST.com – Tak hanya tampil memukau di panggung, Duta Badung di PKB 2026 juga meninggalkan jejak positif. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkab Badung menggandeng Purna Paskibraka Kabupaten Badung untuk memastikan setiap penampilan Duta Badung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, berlangsung bersih dan tertib.
Kepala Kesbangpol Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, mengatakan, keterlibatan generasi muda tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus menyukseskan pelaksanaan PKB.
“Konsep yang kami terapkan sederhana, yakni kita datang bersih ke panggung ini, pulangnya harus lebih bersih. Karena itu, setelah pementasan selesai, adik-adik Purna Paskibraka membantu memungut, mengumpulkan, sekaligus memilah sampah,” ujar I.B. Arimbawa saat dikonfirmasi Senin (29/6).
Program tersebut, kata I.B. Aribawa mulai diterapkan pada PKB tahun 2026 sejak awal penampilan duta Badung. Setiap kali kontingen Badung tampil, sedikitnya 10 orang Purna Paskibraka diterjunkan untuk mendukung kebersihan area pertunjukan. Para relawan juga mendapatkan pendampingan serta fasilitas perlengkapan kebersihan seperti kantong sampah dan kantong pemilahan agar proses pengumpulan lebih efektif. “Ini berlaku setiap Duta Badung tampil. Ini akan kami lakukan hingga selesai event ini,” katanya.
Mas Arimbawa menjelaskan, sampah yang telah dipilah kemudian diserahkan ke titik pengumpulan yang telah disiapkan pengelola Panggung Terbuka Ardha Candra. Langkah ini dinilai mampu mempermudah petugas dalam proses pengangkutan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat yang hadir menyaksikan pertunjukan. Dibandingkan awal pelaksanaan PKB, jumlah sampah yang terkumpul kini mengalami penurunan signifikan. “Jumlah sampah yang terkumpul saat ini jauh berkurang dibanding awal pelaksanaan,” sebutnya.
Ia berharap kesadaran tersebut terus dijaga. Penonton diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya atau membawa kembali sampah masing-masing demi menciptakan suasana pertunjukan yang bersih dan nyaman.
“Tugas kami semakin ringan. Malam ini hanya beberapa kantong sampah yang berhasil dikumpulkan. Ini menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat, bahwa sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.(Parwata/balipost)










