Penampilan seniman duta Kabupaten Jembrana pada Peed Aya Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, Sabtu (13/6). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 dimulai dengan pelaksanaan peed aya di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Denpasar pada Sabtu (13/6). Perhelatan budaya yang digelar tiap tahun ini akan dilaksanakan selama sebulan, dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya digelar di Taman Budaya Art Center, Denpasar.

PKB 2026 mengangkat tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, yang bermakna pemuliaan dan penyucian jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci.

Seluruh rangkaian pertunjukan dan aktivitas budaya selama PKB akan mengacu pada tema tersebut, baik melalui seni tari, karawitan, musik tradisional, tembang, teater, maupun berbagai ekspresi budaya lainnya yang sarat nilai dan pesan kehidupan.

Baca juga:  Masker Scuba Bukan Standar Cegah COVID-19, Ini Penjelasannya

Meskipun struktur kegiatan PKB tahun ini relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, namun setiap sajian akan memiliki karakter dan nuansa berbeda karena digarap oleh seniman, kreator, dan kelompok seni yang berbeda.

Partisipasi nasional dan internasional pada PKB 2026 juga mengalami peningkatan. Dalam rangkaian Bali World Culture Celebration (BWCC), sebanyak 10 kelompok seni mancanegara yang melibatkan sekitar 260 seniman dipastikan hadir. Mereka berasal dari berbagai negara dan wilayah, antara lain New York-Amerika Serikat, China, Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, India, dan Hong Kong.

Selain itu, peserta dari berbagai daerah di Indonesia juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 955 partisipan Nusantara akan menampilkan keragaman budaya daerah masing-masing. Mereka berasal dari Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, hingga Kalimantan Tengah.

Baca juga:  Raperda Bale Kertha Adhyaksa Segera Dibahas, Gubernur Koster: Penting untuk Desa Adat

Berikut jadwal acara yang bisa disaksikan pada hari keenam belas, Minggu (28/6):

  • Pukul : 15.00 WITA
    Tempat: Kalangan Angsoka
    Kegiatan : Rekasadana (Pergelaran) Tari dan Tabuh Garapan Anyar, Komunitas Seni Gamelan Busi, Br. Mertasari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan
  • Pukul : 17.00 WITA
    Tempat : Gedung Ksirarnawa
    Kegiatan : Utsawa (Parade) Palegongan Klasik Khas:
    – Sanggar Seni Ghora Yowana Budaya, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Duta Kabupaten Jembrana
    – Sanggar Seni Tari Dharmawangsa, Banjar Sedang Kelod, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Duta Kabupaten Badung
  • Pukul : 17.00 WITA
    Tempat : Kalangan Madya Mandala
    Kegiatan : Utsawa (Parade) Joged Bumbung Tradisi:
    – Sekaa Joged Kusuma Sari, Br. Dinas Bungkulan, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem
    – Sanggar Seni Joged Mangun Semara, Br. Dinas Gunung Sekar, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng
  • Pukul : 19.00 WITA
    Tempat : Kalangan Ayodya
    Kegiatan : Rekasadana (Pergelaran) Prembon, Sekaa Gong Catur Mandala, Desa Adat Bitra, Kelurahan Bitra, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar
  • Pukul : 19.30 WITA
    Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra
    Kegiatan : Utsawa (Parade) Gong Kebyar Wanita:
    – Sanggar Seni Guntur Madu, Br. Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Duta Kabupaten Badung
    – Sanggar Seni Lila Janaki, Br. Peninjoan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Duta Kabupaten Gianyar
Baca juga:  Jumat, 18 Juni 2021

BAGIKAN