Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Istana Negara. (BP/HO-Bakom RI)

JAKARTA, BALIPOST.com – Salah satu pembangkit listrik berkapasitas besar di Pulau Jawa yang sempat mengalami gangguan teknis sejak pekan lalu, kembali memasok kebutuhan di pulau berpenduduk terpadat di Indonesia tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Istana Negara, dilansir dari Kantor Berita Antara, Senin (22/6).

“Ada kabar yang baik, tadi malam satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa dan mulai memasok listrik untuk sistem di Pulau Jawa,” kata Darmawan.

Baca juga:  Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester II Diyakini Lampaui 5,5 Persen

Pembangkit besar yang kembali beroperasi tersebut langsung memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan. Masuknya kembali pembangkit ini secara signifikan langsung meminimalkan dampak pemadaman bergilir di wilayah Pulau Jawa.

Darmawan mengungkapkan fasilitas yang sempat mengalami kerusakan itu merupakan salah satu dari dua pembangkit besar milik mitra PLN yang keluar dari sistem akibat kendala teknis pada Jumat (19/6).

Demi mempercepat pemulihan fasilitas vital tersebut, PLN langsung menerjunkan tim ahli khusus. Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama pihak mitra selaku pengelola pembangkit sejak pekan lalu.

Baca juga:  Bantah Ada Pemadaman Bergilir, PLN Sebut Pengaturan Operasional dan Pembebanan

Seiring beroperasinya kembali pembangkit besar tersebut, pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi kini mulai mengalir lancar. Pasokan ini mengalir baik ke unit pembangkit milik PLN maupun ke Independent Power Producer (IPP).

“Mulai kemarin hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik dan pemadaman bergilir berhasil diminimalkan,” ucap Darmawan.

Untuk mengamankan operasional pembangkit yang telah pulih serta unit lainnya, PLN kini memperketat pengawasan. Perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dan penguatan infrastruktur pembangkit terus diprioritaskan.

Baca juga:  Cek Jadwalnya, Pemeliharaan Jaringan Listrik di Bali pada 23 Januari 2026

“Kami melakukan upaya all out 24 jam tujuh hari seminggu, baik itu dalam melakukan monitoring, memetakan seluruh upaya kami agar perbaikan keandalan sistem listrik di Jawa ini bisa terus terjaga dan bahkan ditingkatkan,” tegas Darmawan.

Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh mitra pemasok dan mitra pembangkit yang bergerak cepat dalam proses perbaikan teknis ini, di bawah arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (kmb/balipost)

BAGIKAN