Kontingen Porjar Kabupaten Jembrana yang akhirnya berhasil keluar dari juru kunci tahun ini. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Bidang olahraga pelajar Kabupaten Jembrana menunjukkan tren positif pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026. Setelah tiga tahun berturut-turut berada di posisi terbawah klasemen, Jembrana akhirnya berhasil memperbaiki peringkat dan menembus posisi ketujuh tingkat Provinsi Bali.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, kontingen Jembrana mengoleksi 36 medali emas, 36 perak, dan 51 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Jembrana keluar dari posisi ke-9 yang sebelumnya ditempati selama periode 2023 hingga 2025.

Peningkatan peringkat ini dinilai menjadi salah satu capaian penting bagi dunia olahraga pelajar di Bumi Makepung.

Sebelumnya, saat melepas kontingen Porjar Bali, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menargetkan daerahnya mampu menembus lima besar. Meski target tersebut belum tercapai, lonjakan peringkat yang diraih tahun ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan prestasi pada penyelenggaraan berikutnya.

Baca juga:  38 KDKMP Siap Beroperasi di Bali, Koster Sebut Akhir Juli Digenjot hingga 120 Unit

“Target kami minimal masuk lima besar tingkat Provinsi Bali. Dengan persiapan yang dilakukan dan semangat para atlet, saya optimistis prestasi Jembrana akan terus meningkat,” ujar Kembang Hartawan saat pelepasan atlet beberapa waktu lalu.

Menurutnya, besarnya jumlah kontingen yang diberangkatkan serta tingginya partisipasi atlet menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan prestasi tersebut. Selain itu, banyak atlet yang tetap berpartisipasi meskipun harus berangkat secara mandiri.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana menyebut, telah melakukan berbagai langkah pembinaan sejak awal tahun.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dikpora Jembrana, I Kade Prapta Surya Wesnawa, Sabtu (13/6), mengatakan persiapan atlet telah dimulai sejak Februari melalui pemantauan langsung ke masing-masing cabang olahraga.

Baca juga:  Kearifan Lokal Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Jembrana

Karena tahun ini tidak digelar Porjar tingkat kabupaten, pihaknya melakukan penjaringan atlet secara langsung dengan mendatangi lokasi latihan setiap cabang olahraga. Seleksi atlet dilakukan secara ketat agar peserta yang dikirim benar-benar memiliki peluang meraih prestasi.

“Kami melakukan monitoring rutin ke seluruh cabang olahraga. Seleksi atlet dilakukan secara objektif dan ketat. Selain itu, kami juga memberikan pendampingan terkait pola makan, kebugaran, serta pendekatan sport science untuk mendukung performa atlet,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap cabang olahraga juga diberikan target perolehan medali sebagai bentuk motivasi agar atlet mampu tampil maksimal selama pertandingan. Keterbatasan anggaran yang tersedia tidak menyurutkan semangat kontingen Jembrana.

Baca juga:  KONI Perkarakan Pemain Cricket yang Bela Papua

Dari kuota pembiayaan resmi yang hanya mencakup 230 atlet dan 40 pelatih, Dikpora melakukan pendekatan kepada atlet dan keluarga untuk tetap berpartisipasi dalam Porjar Bali.

Upaya tersebut mendapat respons positif. Sebanyak 122 atlet dan 22 pelatih akhirnya berangkat dengan dukungan biaya mandiri maupun bantuan pihak keluarga dan sponsor. Dengan tambahan tersebut, total kontingen Jembrana mencapai 414 orang yang terdiri dari 352 atlet dan 62 pelatih.

Meski target awal perolehan 45 medali emas belum terpenuhi, total 123 medali yang berhasil dikumpulkan dinilai menjadi pencapaian signifikan. Raihan itu sekaligus mengangkat posisi Jembrana dari peringkat terbawah menuju jajaran tengah klasemen Porjar Bali 2026. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN