Bencana banjir yang menerjang kawasan BTN Perumahan Geriya Mahadewa Blok A4, Banjar Dinas Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, menelan korban jiwa. Seorang warga atas nama Ricardo Razaq Alghivier. (BP/HO-BPBD Bali)

DENPASAR, BALIPOST.com – Cuaca yang tak bersahabat menyebabkan sejumlah bencana di Bali pada Jumat (12/6). Satu orang tewas, satu orang luka-luka, dan beberapa rumah mengalami kerusakan.

Bencana banjir yang menerjang kawasan BTN Perumahan Geriya Mahadewa Blok A4, Banjar Dinas Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, menelan korban jiwa. Seorang warga atas nama Ricardo Razaq Alghivier yang sebelumnya dinyatakan hanyut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Teja, Jumat (12/6) malam, mengungkapkan dalam kejadian tersebut terdapat dua korban. Selain korban meninggal dunia, satu warga lainnya yakni Nyoman Gede Suara mengalami luka-luka.

Baca juga:  Gubernur Koster Sebut Penutupan TPA Suwung Ditunda, Menteri LH Setuju Beri Perpanjangan Waktu

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir juga menyebabkan kerusakan cukup parah di lingkungan perumahan. Satu rumah mengalami kerusakan akibat tergerus aliran banjir, tembok rumah mengalami retak, dua senderan saluran subak jebol, tembok pembatas BTN rusak, serta jalan lingkungan di kawasan tersebut ikut tergerus.

“Estimasi kerugian akibat kejadian ini mencapai sekitar Rp130 juta,” ujar I Gede Teja.

Berdasarkan laporan situasi kebencanaan BPBD Bali per 12 Juni 2026 pukul 18.00 Wita, kejadian banjir di Desa Baktiseraga sempat dilaporkan menyebabkan seorang warga hanyut dan masih dalam proses pencarian. Namun, perkembangan terbaru menyatakan korban telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga:  Tim Ahli DPRD Pertanyakan Program Pelestarian Alam  

Dalam laporan yang sama, BPBD Bali juga mencatat kejadian cuaca ekstrem berupa angin puting beliung di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Bali hingga Jumat sore bervariasi. Wilayah Jembrana, Karangasem, Bangli, Buleleng, dan Gianyar dilaporkan berawan. Sedangkan hujan terjadi di Kota Denpasar serta Kabupaten Badung, Klungkung, dan Tabanan.

Baca juga:  Pencarian Hari Kedua, Korban Longsor di Suter Ditemukan Tak Bernyawa

BPBD Bali mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi BMKG untuk periode 12 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 13 Juni 2026 pukul 08.00 WITA, terdapat peringatan dini hujan dengan kategori waspada di wilayah Badung, Denpasar, Gianyar, dan Klungkung, sedangkan peringatan dini angin kencang nihil.

Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di sejumlah wilayah di Bali. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN