Pelepasan kontingen Tabanan ke Porjar Bali tahun 2026. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menyiapkan anggaran Rp800 juta untuk bonus atlet pelajar yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026. Bonus yang bersumber dari APBD Tabanan tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi atlet untuk meningkatkan prestasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan, bonus akan diberikan kepada atlet peraih medali dengan target capaian 55 medali emas pada Porjar Bali tahun ini. “Seperti tahun lalu, bonus tetap kami siapkan meskipun nilainya tidak besar. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada atlet pelajar yang mampu mengharumkan nama daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).

Baca juga:  Meriahkan HAN, BRI Peduli Renovasi Sekolah dan Wisata Edukasi

Menurutnya, Tabanan mengirimkan 801 anggota kontingen yang terdiri atas 648 atlet, 125 pelatih dan ofisial, serta 28 personel tim kesehatan dan panitia pendukung. Dari jumlah atlet tersebut, sebanyak 250 atlet mendapat tanggungan pemerintah, sementara 398 atlet lainnya berstatus mandiri.

Meski tidak seluruh atlet dapat ditanggung pembiayaannya, pihaknya tetap optimistis capaian prestasi Tabanan pada Porjar Bali 2026 akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Keyakinan tersebut didasarkan pada kesiapan atlet, dukungan pelatih, serta komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga pelajar.

Baca juga:  TSC Klungkung Sabet 5 Emas di Indonesia Open

“Kami optimistis hasil yang diraih bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Atlet sudah mempersiapkan diri dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,” katanya.

Selain mengejar prestasi, Porjar Bali juga dinilai sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, para atlet diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti pertandingan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga menegaskan, Porjar Bali bukan sekadar ajang berburu medali. Lebih dari itu, kompetisi olahraga pelajar tersebut menjadi wadah membangun mental juara, kedisiplinan, dan karakter generasi muda.

Baca juga:  DPRD dan Pemkab Tabanan Sepakati Empat Ranperda Menjadi Perda

Ia meminta seluruh atlet tampil maksimal, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan pengalaman bertanding sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang. “Prestasi memang menjadi target, tetapi yang tidak kalah penting menjaga sportivitas, kebersamaan, dan menghormati lawan selama bertanding,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN