
SINGASANA, BALIPOST.com – Semangat menyama braya dan toleransi antarumat beragama terlihat di Kabupaten Tabanan saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2026. Daging sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya dibagikan kepada umat Muslim, tetapi juga diberikan kepada warga non muslim di sekitar lingkungan Yayasan Nurul Falah At-Tabani Pesiapan, Desa Dauh Peken.
Sapi jantan berbobot hampir 500 kilogram yang dibeli Presiden Prabowo dari peternak lokal Tabanan itu, disembelih pada Rabu (27/5) di lingkungan yayasan. Sebelum disembelih, sapi bantuan presiden tersebut telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Nasional Yayasan Nurul Falah Tabanan, Eko Sujoko mengatakan, seluruh proses penyembelihan berjalan lancar dan sesuai ketentuan syariat maupun pemeriksaan kesehatan hewan. “Pemeriksaan eksternal dan internal untuk hewan kurban sudah dilakukan tim kesehatan internal kami,” ujarnya di sela kegiatan.
Secara keseluruhan, pada Idul Adha tahun ini Yayasan Nurul Falah menyembelih 11 ekor sapi termasuk bantuan Presiden serta 9 ekor kambing. Daging kurban kemudian dikemas dalam sekitar 1.300 kantong untuk dibagikan kepada 380 kepala keluarga anggota yayasan maupun warga sekitar.
Menariknya, pembagian daging dilakukan tanpa membedakan latar belakang agama penerima. Warga non muslim lainnya turut menerima pembagian daging kurban tersebut.
Menurut Eko, tradisi berbagi lintas agama itu sudah menjadi bagian dari nilai kebersamaan yang terus dijaga yayasan bersama masyarakat sekitar. “Semua warga kami bagikan rata. Ini bentuk nyata kebersamaan dan tradisi menyama braya yang selalu kami jaga,” tegasnya.
Tak hanya saat Idul Adha, kegiatan sosial serupa juga rutin dilakukan yayasan pada momentum hari besar keagamaan lainnya seperti Maulid Nabi dengan membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat sekitar.(Dewi Puspawati/balipost)










