SINGASANA, BALIPOST.com – Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto yang akan diserahkan pada Yayasan Nurul Falah At-Tabani, Pesiapan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, rencananya tiba Selasa (26/5).

Daging kurban dari seluruh hewan kurban yang terkumpul di yayasan tersebut nantinya tidak hanya dibagikan kepada warga Muslim. Warga non-Muslim yang tinggal di sekitar yayasan juga akan menerima pembagian daging kurban sebagai bentuk semangat menyama braya.

Ketua PHBI Yayasan Nurul Falah At-Tabani Pesiapan, Eko Sujoko, Senin (25/5), mengatakan, total daging kurban nantinya dibagikan kepada sekitar 280 KK anggota yayasan dengan estimasi mencapai 1.300 kantong. Selain itu, warga non-Muslim di sekitar yayasan juga ikut menerima bagian. “Ini sebagai bentuk menyama braya dengan umat non-Muslim,” ujarnya.

Baca juga:  Dua Ekor Sapi Warga Datah Raib Dicuri

Pembagian tersebut berasal dari 11 ekor sapi, termasuk sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto, dari peternak lokal di Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, serta lima ekor kambing yang disiapkan menyambut hari raya Iduladha tahun ini. Jumlah kambing bahkan diperkirakan masih bisa bertambah menjelang hari pelaksanaan kurban.

Menurut Eko, pihak yayasan juga telah mendapat informasi dari Kementerian Agama terkait sapi pilihan presiden yang akan dikirim ke yayasan. Yayasan pun mengaku siap menyambut kedatangan sapi bantuan presiden tersebut, termasuk apabila nantinya dilakukan seremoni penyerahan.

Baca juga:  Idul Adha, LDII Bali Potong 412 Ekor Sapi dan Kambing

“Kami sudah mendapat informasi dari Kementerian Agama mengenai sapi itu, namun baru sebatas by phone saja. Jika nantinya ada seremonial penerimaan, kami juga sudah menyiapkannya,” jelas Eko.

Ia menambahkan, bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo menjadi perhatian besar bagi yayasan karena baru pertama kali diterima sejak yayasan berdiri. Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sapi milik peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, I Wayan Doni Ardita (36), terpilih sebagai hewan kurban Presiden pada hari raya Iduladha 2026. Sapi jantan jenis Bali dengan bobot 474 kilogram itu dibeli seharga Rp60 juta setelah lolos seleksi ketat tim dari Dinas Pertanian Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.

Baca juga:  Diperpa Badung Gelar Pelatihan Olahan Pangan Non-Beras dan Panen Sayur Hidroponik

Doni mengatakan, pengalaman serupa juga dirasakan pada Iduladha 2025 lalu. Saat itu dua ekor sapi miliknya dengan bobot 485 kilogram dan 515 kilogram dibeli dengan total nilai Rp85 juta. Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya selaku peternak yang telah menekuni usaha ternak sapi sejak 2014. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN