
DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran hebat terjadi di gudang ikan hias PT Aqua First Bali, Jalan Pulau Belitung, Gang Anggur, Pedungan, Denpasar Selatan (Densel), terbakar. Penyebab gudang milik Nina itu terbakar diduga akibat korsleting kulkas dan freezer. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian Rp80 juta.
Terkait peristiwa ini, Kanitreskrim Polsek Densel, Iptu Azel Arizandi menjelaskan, dari keterangan saksi, Rizka Della Kurnia (27), pada pukul 13.00 WITA, ia sedang bekerja sebagai admin di TKP. Pukul 13.40 WITA, ia mencium aroma seperti kabel terbakar dan ia pun langsung mengecek ke belakang. Ia panik karena melihat api berkobar dan langsung berteriak minta tolong ada kebakaran.
Mendengar teriakan itu, semua pegawai yang ada di TKP keluar dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Rizka lalu melaporkan kejadian tersebut ke pemadam kebakaran. Beberapa saat kemudian enam mobil pemadam kebakaran tiba TKP. Selanjutnya, petugas melakukan pemadaman.
Sementara, Dea Della Kartika (20) menjelaskan, sekitar pukul 13.40 WITA, saat ia bekerja di ruangan kantor, ia mencium bau hangus. Tiba-tiba rekan kerjanya teriak-teriak minta tolong karena ada api. “Saksi (Della) ikut teriak sembari menyelamatkan diri. Ia menyuruh teman lainnya untuk keluar TKP menyelamatkan diri,” tegasnya.
Iptu Azel menjelaskan, sumber bau kebakaran ada di ruangan belakang kantor disusul api berkobar. Akibat kejadian itu, bangunan gudang 5×7 meter persegi, enam unit komputer, dokumen, tiga kulkas, dua freezer, dan beberapa aquarium yang berisikan ikan hias ludes dilalap api.
Pada pukul 14.40 WITA, api berhasil dipadamkan. Penyebab kebakaran diduga arus pendek listrik di ruangan kulkas dan freezer. “Sementara, korban tidak melapor. Namun diarahkan untuk melaporkan kejadian ke Polsek Denpasar Selatan. Saat ini korban berada di luar daerah. (Kerta Negara/balipost)










