Kondisi bale piyasan di Pura Luhur Beji Pekiyisan Babahan, Minggu (17/5). (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kerusakan bale piyasan di Pura Luhur Beji Pekiyisan, Desa Babahan, Penebel, mendapat perhatian langsung Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa. Bangunan pura kahyangan jagat itu rusak setelah tertimpa pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang, pada 8 April 2026 lalu. Bahkan senderan di kawasan pura juga dilaporkan ambruk sehingga penanganannya kini dikebut jelang pujawali Hari Raya Kuningan.

Arnawa turun langsung meninjau lokasi kerusakan sekaligus mengajak masyarakat melakukan gotong royong membersihkan areal pura, pada Minggu (17/5). Mengingat waktu pelaksanaan pujawali sudah semakin dekat, perbaikan bale piyasan dan senderan diharapkan segera dapat dilakukan agar umat tetap nyaman saat persembahyangan.

Baca juga:  Rusak Akibat Gempa, Asrama TNI Segera Diperbaiki

Dari hasil peninjauan, kerusakan paling parah terjadi pada bale piyasan yang sebelumnya juga sempat mendapat bantuan renovasi dari dana Kabupaten Badung senilai Rp 2,7 miliar. Selain bangunan bale, senderan di kawasan pura mengalami kerusakan akibat tergerus hujan deras.

Arnawa juga mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Tabanan agar segera mengambil langkah penanganan dan membantu percepatan pembangunan kembali bangunan yang roboh. Harapannya, seluruh proses perbaikan dapat rampung sebelum pujawali berlangsung saat Kuningan.

Baca juga:  Kasus Tabrak Lari di Depan Pura Dalem Kedewatan Sanur

Sementara itu, terpisah Jro Bendesa Adat Babahan, I Ketut Suarsa mengatakan peristiwa pohon tumbang yang menimpa bale piyasan terjadi bertepatan saat Hari Raya Pagerwesi. Bale piyasan tersebut dikatakannya baru selesai direnovasi sekitar dua tahun lalu.

Menurutnya, estimasi kerugian akibat kerusakan mencapai Rp 50 juta hingga Rp 80 juta. Pihak desa adat juga telah mengajukan usulan bantuan perbaikan ke BPBD melalui pemerintah desa.

Baca juga:  DLHK Denpasar Tanam 234 Pohon Perindang, Tersebar di Beberapa Titik

Namun karena waktu pujawali semakin dekat, pihak adat berencana meminjam dana terlebih dahulu agar pembangunan bisa segera dilakukan sebelum Kuningan tiba. “Rencananya kami pinjam dana dulu supaya pembangunan bisa jalan dan saat pujawali nanti bangunan sudah bisa digunakan,” ujarnya.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN