
DENPASAR, BALIPOST.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office Denpasar mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp. 4,272 T hingga April 2026, yang disalurkan kepada 76.083 debitur. Penyaluran ini menjadi bagin dari upaya BRI dalam mendorong UMKM agar semakin produktif dan berkembang.
Anto Ariyanto, Regional Micro Banking Head BRI Region Denpasar menyampaikan bahwa secara komposisi, penyaluran KUR di wilayah kerja Region Denpasar hingga April 2026 didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 34,9 persen, sektor pertanian, perburuan, kehutanan dengan porsi sebesar 24.7 persen, sektor jasa 14,9 persen, dan sektor industrI 11,1 persen dari total penyaluran.
Secara penyebaran wilayah, penyaluran KUR Region Denpasar terbanyak wilayah Provinsi Bali sebesar Rp 2.516,41 T atau sebesar 58,90 persen, disusul Provinsi NTB sebesar Rp 969,19 miliar atau sebesar 22,69 persen dan Provinsi NTT sebesar Rp 786,586 miliar atau sebesar 18,41 persen dari total penyaluran.
Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha di berbagai daerah di Bali, NTB dan NTT memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Selain itu KUR menjadi wujud nyata dari komitmen BRI yang sejalan dengan Astacita Pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan.
“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, BRI juga mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu mengelola usaha secara lebih baik dan berkelanjutan” ungkapnya.
Anto menambahkan, dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan usaha dan edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi mitra terpercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan baik di Bali, NTB dan NTT.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas” tegasnya.
Pada tahun 2025, BRI Regional Office Denpasar mencatatkan penyaluran KUR sebesar Rp 12.151 T pada 2025, yang disalurkan kepada 238.761 debitur yang didominasi oleh penyaluran sektor perdagangan, jasa, dan, pertanian dengan porsi sebesar 76.97% dari total penyaluran. (*)









