
NEGARA, BALIPOST.com – Warga pesisir kembali dikejutkan dengan temuan bangkai penyu di wilayah Pantai Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Seekor penyu jenis lekang dilaporkan terdampar dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Rabu (29/4) pagi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Laporan warga yang melihat bangkai satwa dilindungi itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Personel Polsek Mendoyo kemudian mendatangi lokasi di Banjar Pasar, Desa Yehembang untuk melakukan pengecekan.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika membenarkan adanya penemuan satwa laut yang sudah mati tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas dari Polsek Mendoyo telah ke lokasi dan memastikan penemuan seekor penyu lekang dalam kondisi mati di bibir pantai.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, penyu tersebut tergolong berukuran cukup besar dengan panjang sekitar 98 cm dan lebar 60 cm. Tidak ditemukan tanda-tanda luka pada tubuhnya, namun satwa tersebut dipastikan telah mati saat pertama kali ditemukan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait. Dari hasil koordinasi, bangkai penyu diputuskan untuk segera ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
Untuk mencegah timbulnya bau menyengat serta potensi gangguan kesehatan bagi warga sekitar, petugas bersama pihak terkait langsung melakukan penguburan di lokasi penemuan.
Sekitar pukul 09.45 WITA, proses penguburan dilakukan dan disaksikan oleh warga setempat. Belum diketahui pasti penyebab penyu tersebut mati. (Surya Dharma/balipost)



