Kegiatan vaksinasi rabies di Kelurahan Banyuning, Buleleng. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Upaya pencegahan penyebaran rabies di Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, terus diperkuat menyusul kasus gigitan anjing liar yang sempat menyerang 19 warga beberapa waktu lalu. Sebagai langkah antisipatif, vaksinasi rabies kini digencarkan dengan menyasar ratusan hewan peliharaan maupun liar di wilayah terdampak.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng bersama tim Tisira Kelurahan Banyuning pada Senin (28/4) turun langsung melaksanakan vaksinasi di dua lingkungan, yakni Pulau Obi dan Pulau Komodo. Kedua lokasi tersebut menjadi prioritas karena tercatat sebagai titik kejadian kasus gigitan.

Baca juga:  Dituntut 15 Tahun, Mantan Kepala UPTD PAM Provinsi Bali Menangis Minta Dibebaskan

Kasi Pemerintahan Kelurahan Banyuning, Putu Novi Mahendra, mengatakan vaksinasi dilakukan secara door to door dengan menyambangi rumah-rumah warga. Selain hewan peliharaan, anjing liar yang tidak memiliki pemilik juga turut menjadi sasaran vaksinasi.

“Untuk saat ini tercatat 96 ekor anjing dan 3 ekor kucing sudah divaksin. Ini termasuk yang dipelihara warga maupun yang liar,” jelasnya.

Ia menambahkan, fokus penanganan sementara memang dipusatkan pada dua lingkungan tersebut sesuai permintaan masyarakat, mengingat kasus gigitan terjadi di wilayah itu.

Baca juga:  Tahun 2025, DBD di Karangasem Tembus 1.517 Kasus

“Belum semuanya, masih di dua lingkungan dulu. Karena permintaan warga terkait kasus yang terjadi. Ke depan rencananya akan diperluas ke empat lingkungan lagi,” ujarnya.

Selain door to door, ke depan vaksinasi juga direncanakan dipusatkan di balai desa agar lebih terkoordinasi. Dengan skema tersebut, keterlibatan berbagai pihak seperti Dinas Pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, hingga linmas akan lebih optimal dalam pengawasan hewan penular rabies.

Baca juga:  Soal Pemberlakuan PP Tunas, Kadisdikpora Bali Sepakat Siswa Dibatasi Gunakan Gawai

Sebelumnya, pada Sabtu (26/4), sebanyak 48 ekor anjing juga telah lebih dulu divaksinasi. Dengan demikian, total cakupan vaksinasi terus meningkat sebagai bagian dari upaya pengendalian rabies di Banyuning. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN