Petugas memadamkan api yang membakar bangunan Agung Restoran di area Club Med Bali, Nusa Dua. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kebakaran hebat terjadi di area Hotel Club Med Bali, Nusa Dua, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Jumat (24/4). Bangunan Agung Restoran ludes dilalap api dan mengakibatkan kerugian Rp5 miliar.

Kapolsek Kutsel, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati menjelaskan, dari laporan yang diterima, kebakaran tersebut terjadi saat aktivitas persiapan sarapan tengah berlangsung di area kitchen. Dari keterangan Komang Adi Sugita (28) selaku petugas keamanan, awal kejadian diketahui setelah alarm kebakaran terpantau dari pos pemantauan.

Saat dilakukan pengecekan ke lokasi bersama regu jaga, api sudah besar dan melalap area kitchen serta restoran. Pihak hotel langsung menghubungi resepsionis supaya menelepon pemadam. Tidak berselang lama, tim damkar ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Baca juga:  Hampir 70 Persen Kasus COVID-19 Baru Ada di 3 Zona Orange Ini

Keterangan serupa disampaikan sejumlah saksi lainnya, termasuk Supervisor Agung Restoran, Imam Hambali (51), yang mengatakan, sekitar pukul 06.50 WITA saat ia berada di Agung Restoran, ada dua orang tamu yang sedang mengambil makanan untuk sarapan. Saat ia lewat, ada dua staf memanggilnya dan mengatakan ada api yang bersumber dari deep frying.

Imam langsung mengambil APAR dan memerintahkan salah satu staf untuk menuju pos security untuk menginformasikan kejadian tersebut. Selanjutnya, mereka mengambil apar yang ada di seputaran restoran dipakai memadamkan api. Tidak lama kemudian mobil PMK Badung dan ITDC tiba di TKP.

Sementara, Dewa Nyoman Sukaryadhi (38) mengatakan, pukul 06.55 WITA saat melaksanakan pergantian shift jaga ada karyawan datang ke pos sekuriti dan memberi tahu ada api di Agung Restoran. Mendengar hal itu, Sukaryadhi langsung lari ke restoran.

Baca juga:  Sesuaikan Bulan Ramadhan MBG di Gianyar Sajikan Menu Kering

Setibanya di sana ia melihat api sudah sampai plafon dan terus berkobar. Sukaryadhi berusaha memadamkan api menggunakan Apar. Namun upayanya itu tidak berhasil karena apinya terlalu besar dan ia susah bernapas.

Selanjutnya, ia ditelepon oleh Wiyan (staf bar) dan disuruh mengevakuasi seluruh karyawan dari Agung Restoran. Ia mengatakan, ada aktivitas di kitchen Agung Restoran yakni persiapan untuk breakfast.

Akhirnya datang petugas pemadam. “Delapan mobil pemadam terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit PMK ITDC, dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api,” ujarnya.

Kebakaran menghanguskan bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi, mencakup Agung Restoran di lantai dua, serta sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang meeting, dan kantor akunting. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan Rp5 miliar.

Baca juga:  Sehari Jelang KAPWK dan IBTK Kasineb, Gunung Agung Kembali Erupsi

Penyebab kebakaran diduga bersumber dari minyak yang terlalu panas sehingga menyulut api. Api membesar dan membakar atap restoran yang sebagian terbuat dari kayu dan sirap.

AKP Bhayangkara mengungkapkan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan berupa menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. “Situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN