
NEGARA, BALIPOST.com – Seorang penumpang KMP Samudera Utama, Mareta Arfianto (34), asal Lumajang, dilaporkan terjatuh ke perairan Selat Bali pada Senin (20/4) pagi. Korban berhasil diselamatkan setelah sempat terapung di laut selama beberapa waktu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 hingga 09.40 Wita saat kapal berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dari keterangan saksi, penumpang tersebut awalnya berada di bagian buritan kapal dan bersandar di pagar pembatas. Namun secara tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh ke laut.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, mengatakan penumpang mengaku mengalami pusing sebelum insiden terjadi.
“Korban merasa pusing saat berada di railing, sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke laut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (20/4).
Di waktu yang hampir bersamaan, KMP Trisna Dwitya melintas di lokasi kejadian. Awak kapal yang melihat korban mengapung langsung merespons dengan memberikan pertolongan.
Nakhoda bersama kru segera melakukan koordinasi dan mengevakuasi korban menggunakan peralatan keselamatan. Korban berhasil diangkat ke atas kapal dalam kondisi selamat.
Selanjutnya, korban mendapat penanganan awal di ruang medis kapal. Setelah dipastikan kondisinya stabil, korban dibawa menuju Pelabuhan Ketapang untuk penanganan lanjutan oleh petugas setempat. Pihak berwenang memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Insiden tersebut murni kecelakaan yang dipicu kondisi fisik korban.
“Korban sudah tiba di Pelabuhan Ketapang untuk proses lebih lanjut,” kata Yuli. (surya dharma/balipost)










