Manajer Sheila On 7, Adam Subarkah (kanan) saat menjelaskan tentang rencana konser di Bali United Training Center. (BP/suk)

GIANYAR, BALIPOST.com – Para penggemar grup band legendaris Sheila On 7 di Bali bisa melepas kerinduan dengan Duta, Adam, dan Eros pada Juli mendatang. Pasalnya, Sheila on 7 yang terkenal dengan lagu-lagu, seperti ‘Sephia’, ‘Pejantan Tangguh’ dan ‘Film Favorit’ ini dipastikan menyapa penggemarnya lewat gelaran konser di Bali United Training Center.

Manajer Sheila On 7, Adam Subarkah, Kamis (16/4) menyatakan kesiapan band asal Yogyakarta tersebut untuk tampil. Ia menyebut Bali sebagai salah satu tempat dengan energi penonton yang khas.

Baca juga:  BritAma FSTVL Jilid 4 Hadirkan Beragam Hadiah Ramah Lingkungan

Venue yang berbeda dengan memilih Bali United Training Center dinilainya memiliki keunikan karena berlatar pantai, memberikan pengalaman visual dan suasana yang tidak biasa dibandingkan konser pada umumnya.

Bagi personel Sheila On 7, Bali memiliki kesan khusus. Ia pun menyebut Sheila on 7 ingin menampilkan yang terbaik sehingga bisa membuat penggemar dan penonton puas menikmati musik. ” Kan, kita sudah lama vakum selama COVID sehingga kita akan mempersiapkan penampilan dengan maksimal,” janjinya.

Baca juga:  Bupati Gus Par Ingatkan Puskesmas Selat Utamakan Tangani Pasien Ketimbang Administrasi

Konser yang menargetkan 25 ribu penonton ini dirancang dengan standar produksi kelas internasional. Hal ini diwujudkan melalui keterlibatan Thunder Production, vendor berpengalaman lebih dari tiga dekade yang telah menangani berbagai konser besar, termasuk event internasional di Indonesia.

Dalam penyelenggaraannya, Thunder Production berkolaborasi dengan Sky Entertainment di bawah naungan Letralive.

Direktur Operasional Letralive, Radita Kus Hartono, menjelaskan POLIPONI merupakan intellectual property perdana yang dirancang untuk menjadi standar baru konser di Indonesia. Ia menegaskan bahwa konsep yang diusung tidak hanya berfokus pada line-up, tetapi juga pada kualitas eksekusi dan pengelolaan acara secara menyeluruh.

Baca juga:  Belanja Pemerintah Pusat di Bali, Ini yang Mendominasi

Hal senada disampaikan Direktur Kreatif POLIPONI, Ari Wulu, yang menekankan pentingnya pengalaman audiens secara utuh. Mulai dari proses kedatangan, akses masuk venue, hingga menikmati pertunjukan, semuanya dirancang agar memberikan kenyamanan maksimal.

Untuk Bali, harga tiket diperkirakan berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp500 ribu, dengan penjualan resmi dimulai pada 1 Mei 2026. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN