Para pengendara diimbau mencari jalur alternatif saat pelaksanaan Ngusabha Dalem, Ida Bhatara Lunga Memasar, lan Pujawali ring Pura Pesamuan Agung lan Melanting Desa Adat Nongan. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Nongan, Kecamatan Rendang, akan kembali melangsungkan upacara Ngusabha Dalem, Ida Bhatara Lunga Memasar, lan Pujawali ring Pura Pesamuan Agung lan Melanting Desa Adat Nongan. Khusus saat pelaksanaan Ida Bhatara lunga masucian dan memasar, para pengendara diimbau mencari jalur alternatif untuk mencegah kemacetan panjang di jalur setempat.

Bendesa Adat Nongan, I Gusti Ngurah Indra Kecapa mengungkapkan, serangkaian karya tersebut, pada Minggu (19/4), Ida Bhatara Dalem Nongan lunga masucian ke Pasucian Toya Dedari. Kemudian, pada Senin (20/4), Ida Bhatara Dalem Kupa dan Ida Bhatara Dalem Nongan lunga memasar ke Pasar Nongan.

Baca juga:  Rusaknya Jalan ke Tegenungan, Pemkab Gianyar akan Bangun Jalur Alternatif

“Atas kondisi itu, sekitar pukul 12.00 sampai pukul 15.00 WITA akan mengalami kemacetan. Begitu juga hari Selasa dan Rabu, sebaiknya menghindari jalur Desa Nongan pada pukul 13.00 sampai 18.00 WITA. Karena pada hari tersebut Ida Bhatara Kahyangan Desa nyejer atau katuran aci ngusaba di Pura Pesamuhan Agung. Maka dari itu, pengendara bisa melewati jalur alternatif yang bisa ditempuh untuk menuju Pura Besakih yakni Bangli–Pempatan–Menanga atau Klungkung–Sidemen–Rendang. Jadi, kami memohon permakluman atas ketidaknyamanan pengguna jalan atau pamedek yang melewati jalur Desa Nongan,” ucapnya.

Baca juga:  Gali Dana untuk Korban Bencana, Anak-anak "Sarin Rare" Lakukan Ini

Kecapa mengatakan, dalam rangka karya yang berlangsung dari 20 April sampai dengan 22 April 2026, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan pengaturan lalu lintas dan penjagaan keamanan kepada pihak kepolisian. “Kami memohon tambahan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar pelaksanaan usaba dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN