Truk terguling- Sebuah truk bermuatan es kristal terguling setelah berupaya menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang memotong jalur secara tiba-tiba. (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Selasa (7/4) sore. Sebuah truk bermuatan es kristal dengan nomor polisi DK 8119 XH terguling setelah berupaya menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang memotong jalur secara tiba-tiba.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA tersebut bermula saat truk yang dikemudikan oleh Wiranto melaju dari arah Jalan Raya Blahbatuh menuju Bypass Dharma Giri. Setibanya di lokasi kejadian, sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya muncul dari bukaan median jalan dan langsung menyeberang tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada.

Baca juga:  As Pendek Patah, Truk Bermuatan Pupuk Kandang Terguling

​”Mobilnya langsung belok begitu saja tanpa berhenti dulu. Sopir spontan melakukan pengereman mendadak dan banting setir agar tidak menabrak mobil itu,” ujar Adam, kernet truk saat memberikan keterangan di lokasi.

​Kombinasi antara pengereman mendadak dan kondisi aspal yang licin akibat guyuran hujan membuat kendaraan kehilangan kendali. Truk sempat tergelincir dan menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terguling di badan jalan. Sementara itu, mobil yang memicu insiden tersebut dilaporkan langsung meninggalkan tempat kejadian.

Baca juga:  Kasus Transmisi Lokal, Diduga Terkait Naker Migran Tak Tertib Jalani Karantina

​Meski kondisi truk mengalami kerusakan dan muatan es kristal berserakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir dan kernet dilaporkan selamat dan hanya mengalami syok ringan.

Kecelakaan ini sempat memicu kemacetan total di jalur utama Bypass Dharma Giri. Personel dari Satlantas Polres Gianyar dan Polsek Blahbatuh segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan sistem buka-tutup jalur guna mengurai kepadatan kendaraan.

Baca juga:  Ketua Terkonfirmasi Covid-19, Kantor DPRD WFH Seminggu

​Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan mobil derek untuk mengembalikan posisi truk. Setelah proses evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam, kendaraan berhasil dipindahkan dan arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal.

​Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada, terutama saat melintasi bukaan median jalan (U-turn) dan selalu memperhatikan kondisi cuaca yang dapat menyebabkan jalanan licin. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN