Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menggelar pertemuan dengan pengurus dan anggota ojol. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang mengundang pengurus dan anggota ojek online (ojol) di Jalan kebo Iwa, Denpasar, Senin (6/4). Dalam pertemuan tersebut, Kombes Leonardo menyoroti sejumlah permasalahan yang sempat viral dan melibatkan ojol. Oleh karena itu, Leonardo menekankan agar anggota ojol turut serta menjaga keamanan.

“Bapak Kapolresta Denpasar berharap kedepan hal-hal tersebut dapat diminimalisir melalui peningkatan koordinasi dan kesadaran bersama,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhy Saputra Jaya, Selasa (7/4).

Baca juga:  Pikap Tabrak Truk di Gilimanuk, Sopir Tewas

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Leonardo mengingatkan agar atribut ojol hanya digunakan oleh anggota resmi yang terdaftar. Pasalnya dapat meningkatkan ketertiban, rasa tanggung jawab, serta kebanggaan sebagai mitra resmi.

Terkait pengiriman barang, perwira melati tiga ini menegaskan agar para driver ojol segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan paket mencurigakan, seperti dugaan narkotika atau bahan berbahaya. Hal ini penting guna mempercepat langkah penegakan hukum maupun tindakan pencegahan.

Baca juga:  WN Australia Disidang, Pemeriksaan Ahli Langsung Tuntutan

Menurut Iptu Adi, perwakilan pengurus salah satu ojol menyampaikan  anggotanya di Bali mencapai sekitar 80 ribu orang yang tersebar di berbagai wilayah. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama ini, pihaknya aktif melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Bali. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Warga Negara Vietnam Tewas Terseret Arus di Perairan Nusa Penida
BAGIKAN