
SINGASANA, BALIPOST.com – Dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kian kompleks mendorong Polres Tabanan memperkuat kesiapan sarana dan prasarana (sarpras). Langkah ini ditandai dengan apel pengecekan sarpras yang digelar, Senin (6/4) pagi di depan Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Tabanan.
Apel dipimpin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, dan diikuti Wakapolres, pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Tabanan.
Kapolres menegaskan, peningkatan kesiapsiagaan menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan situasi kamtibmas yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari agenda nasional hingga dinamika global.
“Ke depan kita akan dihadapkan pada berbagai agenda penting dan kegiatan masyarakat yang memiliki potensi kerawanan, sehingga kesiapsiagaan harus optimal,” ujarnya.
Ia menekankan seluruh sarpras pendukung operasional, seperti kendaraan dinas, alat komunikasi, perlengkapan pengamanan hingga sistem pendukung lainnya harus dalam kondisi siap pakai. Pengecekan menyeluruh juga diminta dilakukan untuk memastikan kelayakan dan fungsi peralatan.
“Segera lakukan perbaikan apabila ditemukan kendala agar bisa digunakan setiap saat dibutuhkan,” tegasnya.
Selain menghadapi potensi gangguan kamtibmas, kesiapan sarpras juga diarahkan untuk mendukung penanganan bencana alam. Wilayah Tabanan dinilai memiliki kerawanan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan cuaca ekstrem.
Kapolres meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan kendaraan operasional, peralatan evakuasi, dan perlengkapan SAR agar dapat digerakkan secara cepat dan tepat saat terjadi situasi darurat.
Lebih lanjut, ia menekankan kesiapan sarpras harus sejalan dengan kesiapan personel yang profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi. Soliditas dan kewaspadaan dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan langsung sarana dan prasarana, meliputi kendaraan dinas, alat komunikasi, perlengkapan pengamanan, serta sistem pendukung operasional lainnya.(Puspawati/balipost)










