
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Nusa Penida, Klungkung menindaklanjuti laporan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban Ni Nyoman Jantuk (70) alamat Nuda Penida, Klungkung meninggal dunia (MD). Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Suana, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (28/3) dan baru dilaporkan pada Minggu (29/3).
Sementara diduga pelaku seorang pengendara sepeda motor Wayan Endrawan (19). Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H, Minggu (29/3), membenarkan bahwa musibah tersebut. Terhadap musibah ini Unit Lantas Polsek Nusa Penida langsung melaksanakan tindakan pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai langkah dalam penanganan kecelakaan.
“Setiap kejadian laka lantas kami tangani secara profesional dan prosedural, mulai dari olah TKP hingga pengumpulan keterangan saksi, guna memastikan penanganan berjalan maksimal serta memberikan kepastian hukum,” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan terjadi antara seorang pejalan kaki atas nama Ni Nyoman Jantuk (70) dengan pengendara sepeda motor Wayan Endrawan. Peristiwa bermula saat pengendara melaju dari arah timur, kemudian di lokasi kejadian korban menyeberang dari arah selatan. Diduga karena jarak yang sudah dekat, pengendara tidak sempat menghindar sehingga menyenggol bagian pinggang korban hingga terjatuh.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah kembali ke rumah, kondisi korban menurun hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor tidak mengalami luka-luka.
Dalam kejadian tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia. Unit Lantas Polsek Nusa Penida juga telah mengamankan barang bukti serta meminta keterangan saksi guna proses lebih lanjut.
Selama kegiatan penanganan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Polsek Nusa Penida mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara maupun saat menyeberang jalan, guna menghindari kejadian serupa.(Yuliarta/balipost)










