Petani mulai menanam bawang di pinggir Danau Batur karena air sudah mulai surut. (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 18 Maret 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Baik untuk Menanam Padi, Berikut Ala Ayuning Dewasa 24 Februari 2026

Babi Munggah
Tidak baik untuk bercocok tanam.

Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Buda Ireng
Baik untuk segala pekerjaan.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.

Dasa Guna
Baik untuk membuat bangunan suci, pelantikan pengurus/pejabat.

Kala Awus
Baik untuk membuat garu (lampit). Tidak baik untuk membuat bendungan/empangan, membangun rumah.

Kala Beser
Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

Baca juga:  Tak Baik untuk Pernikahan hingga Ngaben, Simak Ala Ayuning Dewasa 18 Agustus 2025

Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Sapuhau
Baik untuk membuat alat-alat pertanian seperti garu, tulud, pemlasahan, tenggala (bajak). Tidak baik untuk membangun.

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Kapal Liputan XII Angkut 86 Penumpang dan Belasan Kendaraan Kandas
BAGIKAN