Warga melakukan penukaran uang rupiah pecahan kecil di mobil layanan khas keliling di Badung, Selasa (11/3/2025). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat Bali mulai mempersiapkan kebutuhan uang pecahan baru untuk tradisi berbagi tunjangan hari raya (THR). Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang resmi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Bali.

Program tahunan ini bertujuan menyediakan uang layak edar bagi masyarakat, terutama pecahan kecil yang banyak dibutuhkan selama Ramadan hingga Lebaran. Pelaksanaan SERAMBI 2026 berlangsung secara nasional, mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Untuk wilayah Bali, layanan penukaran dibagi dalam dua periode.

Pada periode pertama, pemesanan dilakukan secara online mulai 14 Februari 2026, dengan jadwal penukaran fisik berlangsung pada 18–27 Februari 2026 di lokasi kas keliling yang dipilih masyarakat.

Sementara periode kedua dibuka dengan pemesanan online pada 27 Februari 2026, sedangkan penukaran uang berlangsung pada 28 Februari hingga 15 Maret 2026. Masyarakat diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui layanan digital PINTAR milik Bank Indonesia sebelum datang ke lokasi penukaran.

Baca juga:  Pengurangan PBB 100 Persen di Badung Berlaku Sejak 2012

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyiapkan sebanyak 43 titik layanan penukaran uang yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Layanan tersebut meliputi mobil kas keliling BI, kantor bank umum mitra BI, pusat keramaian masyarakat, hingga lokasi strategis seperti tempat ibadah. Melalui sistem pemesanan online, masyarakat dapat memilih langsung lokasi serta jadwal penukaran sesuai ketersediaan kuota.

Adapun jadwal layanan penukaran uang di Bali berlangsung mulai pertengahan Ramadan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri 2026.

Berikut rincian lokasi sebagai berikut:

1. Kota Denpasar

– Lapangan Lumintang
– Area Parkir Timur Lapangan Renon
– Kantor Perbankan Mitra BI

2. Kabupaten Badung

– Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala
– Kawasan Kuta dan Jimbaran (kas keliling)

3. Kabupaten Gianyar

– Alun-alun Kota Gianyar
– Area Pasar Seni Sukawati

Baca juga:  Tangani Keluhan Kebisingan di Canggu, Simak Aturan Dikeluarkan Satpol PP

4. Kabupaten Buleleng

– Taman Kota Singaraja
– Pelabuhan Celukan Bawang (kas keliling)

5. Kabupaten Tabanan

– Lapangan Alit Saputra
– Area Pasar Dauh Pala

Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs resmi Pintar BI guna menghindari antrean panjang. Setiap masyarakat juga dibatasi jumlah maksimal penukaran sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Bank Indonesia mengimbau masyarakat menukarkan uang hanya di lokasi resmi guna menghindari peredaran uang palsu serta praktik penukaran ilegal dengan biaya tambahan. Selain menyediakan pecahan kecil, layanan ini juga bertujuan menjaga kualitas uang rupiah yang beredar tetap layak edar selama momentum Ramadan dan Idulfitri.

Dalam program ini, BI menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang agar distribusi uang merata.

Paket penukaran terdiri dari :

1. Pecahan Rp50.000 senilai Rp2.500.000
2. Pecahan Rp20.000 senilai Rp1.000.000
3. Pecahan Rp10.000 senilai Rp1.000.000
4. Pecahan Rp5.000 senilai Rp500.000
5. Pecahan Rp2.000 senilai Rp200.000
6. Pecahan Rp1.000 senilai Rp100.000.

Baca juga:  Era Industri 4.0, Koperasi Diminta Ikuti dan Aplikasikan Teknologi

Adapun mekanisme penukaran dilakukan dengan mengakses situs pintar.bi.go.id, memilih layanan penukaran uang rupiah, menentukan lokasi kas keliling di Bali, memilih jadwal kedatangan, mengisi data sesuai KTP, serta mengunduh bukti pemesanan. Saat datang ke lokasi, masyarakat wajib membawa KTP asli, bukti pemesanan, serta uang yang akan ditukarkan. Penukaran tidak dapat diwakilkan dan kuota layanan dibatasi setiap harinya.

Permintaan uang pecahan kecil biasanya meningkat signifikan menjelang Idulfitri seiring tradisi berbagi THR kepada keluarga dan anak-anak. Karena itu, Bank Indonesia menerapkan sistem reservasi online guna menjaga ketertiban antrean sekaligus memastikan distribusi uang berlangsung merata.

Dengan demikian, masyarakat diimbau segera melakukan pemesanan sejak kuota dibuka karena layanan penukaran uang baru menjelang Lebaran umumnya cepat penuh. (Pramana Wijaya/balipost)

BAGIKAN