
DENPASAR, BALIPOST.com – Sosialisasi mencegah paham radikal terorisme dan kekerasan terhadap anak oleh Polsek Denpasar Selatan dilaksanakan di Musholla Fastabiqul Khoirot, Jalan Danau Buyan Gang Cempaka, Kelurahan Sanur, Jumat (13/2) malam. Dalam kegiatan tersebut, hadir Aiptu Darto dari Unit Densus 88 AT Mabes Polri.
Di hadapan puluhan pengurus dan jemaah mushola, Aiptu Darto menekankan pentingnya pencegahan radikal terorisme dengan cara membentengi diri melalui pemahaman agama yang baik dan benar, berpikir terbuka, serta mewaspadai berbagai bentuk hasutan maupun ajakan yang mengarah pada tindakan intoleransi dan kekerasan.
Selain itu, para orang tua diimbau untuk meningkatkan pendampingan terhadap anak. Terutama dalam penggunaan telepon genggam dan permainan daring (game online), membatasi waktu penggunaan, serta melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal.
Sementara, Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari pengaruh paham radikal. “Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preemtif dan preventif. Pencegahan radikalisme dan kekerasan, khususnya yang menyasar anak-anak, harus dimulai dari lingkungan keluarga dan tempat ibadah dengan membangun pemahaman yang benar serta pengawasan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKP Agus mengatakan, sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi di masyarakat tetap aman serta kondusif. (Kerta Negara/balipost)










