Siswa-siswi sekolah dasar sedang menikmati paket MBG di Denpasar. Selama bulan puasa, skema pembagian paket MBG pada siswa berupa makanan tahan lama atau makanan kering. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Selama bulan puasa, skema pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Denpasar juga mengikuti pusat. Makanan yang diberikan adalah makanan tahan lama atau makanan kering yang berlaku di seluruh sekolah baik mayoritas Muslim ataupun non-Muslim.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratama saat dikonfirmasi, Selasa (10/2). Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), skema MBG di Denpasar mengikuti pemberian makanan tahan lama selama bulan puasa. “Informasi dari SPPG, nanti selama bulan puasa makanan kering-kering dulu. Setelah bulan puasa berakhir baru kembali normal,” ungkapnya.

Wiratama mengatakan, skema ini berlaku di semua sekolah baik non Muslim atapun muslim. Informasi skema inipun akan diumumkan SPPG kepada sekolah-sekolah yang dilayani.

Terkait program MBG, di Denpasar sendiri sudah diterima oleh 82.267 orang yang menyasar siswa, guru, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita. Dari total jumlah penerima MBG di Denpasar yang mencapai 82.267 orang, didominasi oleh siswa yang mencapai 72.495 orang dari jenjang TK hingga SMA/SMK.

Baca juga:  Tingkatkan Pahala di Bulan Ramadan dengan Berdonasi, Penggunaan Aplikasi Digital Makin Jadi Pilihan

Secara rinci, jumlah siswa yang sudah menerima MBG terdiri TK/PAUD 2.413 sebanyak siswa, SD sebanyak 30.014 siswa, jenjang SMP 21.199 siswa, SMK sebanyak 9.776 siswa, SMA 8.833 siswa, serta SLB sebanyak 260 siswa. “Khusus di sekolah, program ini bertujuan mendukung pemenuhan gizi siswa, tenaga pendidik, dan staf sekolah sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan,” katanya.

Untuk guru atau tenaga pendidik yang telah disasar MBG sebanyak 3.207 orang. Selain itu, program ini juga menyasar 5.631 balita, 584 ibu menyusui, serta 350 ibu hamil.

Dalam penyaluran MBG, pada masing-masing kecamatan di Denpasar telah dibentuk SPPG. Mulai dari Kecamatan Denpasar Selatan (Densel) yang terdapat 10 titik layanan SPPG dengan total penerima manfaat mencapai 24.701 orang. Sebaran di Densel ada di SPPG Sidakarya dengan total 4.131 penerima, disusul SPPG Panjer 3.379 penerima, dan SPPG Pemogan 3.978 penerima. Kemudian, SPPG Sanur melayani 2.856 orang, sedangkan SPPG Renon mencatatkan 2.882 penerima.

Baca juga:  Turun, Penjualan Kambing Jelang Idul Adha Dibandingkan Tahun Lalu

Dilanjutkan SPPG Sesetan untuk 1.571 penerima, SPPG Panjer 2 dengan 1.413 penerima, dan SPPG Renon 2 dengan 1.365 penerima. Dua unit lainnya, yakni SPPG Renon 3 dan SPPG Panjer 3 yang masih berstatus belum operasional, masing-masing ditargetkan melayani 1.023 dan 2.103 penerima.

Beralih ke Kecamatan Denpasar Timur (Dentim), tercatat ada 7 unit SPPG dengan total penerima manfaat sebanyak 20.557 orang. Di Dentim sendiri ada di SPPG Sumerta Kelod dan SPPG Kesiman masing-masing melayani 4.000 dan 4.221 orang. SPPG Polda Bali dengan 3.579 penerima, SPPG Kesiman Petilan 2.939 penerima, SPPG Kesiman Petilan 2 dengan 1.635 penerima, serta SPPG Penatih 1.430 penerima. Sementara itu, SPPG Penatih Dangin Puri melayani total 2.753 penerima manfaat.

Di Kecamatan Denpasar Utara (Denut), SPPG ada di 8 titik dengan akumulasi penerima manfaat mencapai 20.026 orang. Unit-unit yang telah beroperasi antara lain SPPG Peguyangan Kaja 2.831 penerima, SPPG Peguyangan 2.984 penerima, dan SPPG Pemecutan Kaja 2.994 penerima. SPPG Dangin Puri Kangin mencatatkan 2.722 penerima.

Baca juga:  Bikin Ngabuburit Makin Asik, Kenapa Nggak?

Beberapa unit lain yang dijadwalkan segera beroperasi penuh pada awal 2026 meliputi SPPG Peguyangan Kangin 2 3.032 penerima, SPPG Dangin Puri Kaja 2 dengan 1.161 penerima, SPPG Peguyangan 2 dengan 1.365 penerima, serta SPPG Pemecutan Kaja 2 dengan 2.937 penerima.

Terakhir, Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) memiliki 6 unit layanan dengan total penerima manfaat sebanyak 16.887 orang. Sebaran SPPG di Denbar yakni SPPG Pemecutan dan SPPG Pemecutan 2 menjadi titik layanan terbesar di wilayah ini, masing-masing melayani 3.822 dan 3.948 orang. SPPG Tegal Harum melayani 2.532 penerima, sementara SPPG Padangsambian mencakup 2.621 penerima. SPPG Pemecutan Kelod dengan 2.143 penerima, dan SPPG Padangsambian Kelod 2 melengkapi layanan di wilayah ini dengan 1.821 penerima manfaat. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN