Pansus TRAP DPRD Bali saat sidak ke kawasan Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (17/9/2025). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Kamis (29/1) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari pembabatan hutan ancam kehidupan krama Bali hingga perlu dibentuk BPWBD Lanskap Subak Catur Angga Batukaru.

1. Pembabatan Hutan Ancam Kehidupan Krama Bali

Denpasar (Bali Post) –

Krama Bali yang paling dirugikan dari tindakan pembabatan hutan selama ini.

Kalangan akademisi menilai aksi ini tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam keberlanjutan pariwisata dan kehidupan krama Bali.

2. Pansus TRAP Telusuri Tahura Ngurah Rai, 82 Hektar Diduga Dikuasai BTID

Denpasar (Bali Post) –

Baca juga:  Demo "Bali Tidak Diam" Rusuh, Kapolda Sebut Bukan Inisiasi Orang Lokal

Di balik geliat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, tersimpan persoalan serius yang selama ini nyaris luput dari sorotan publik.

Sebanyak 82 hektar hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai diduga telah beralih penguasaan ke PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Informasi mengenai penguasaan mangrove oleh PT BTID sejatinya telah lama beredar.

Namun, kepastian angka luasan dan fakta di lapangan baru terkonfirmasi setelah Panitia
Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali melakukan penelusuran langsung.

3. Respons Disperindag Soal Kenaikan Perak, Gianyar Koordinasi ke Pusat. Bali Tunggu Kajian Kementerian

Baca juga:  Trump Sebut Kesepakatan Dagang dengan China akan "Adil"

Gianyar (Bali Post) –

Asosiasi Perak Gianyar mendesak pemerintah segera melakukan intervensi guna menstabilkan harga bahan baku perak yang saat ini melambung tinggi.

Selain membuat perajin menutup produksi, para tukang perak juga terpaksa diliburkan menunggu sikon membaik.

4. PDIP Tabanan dan Klungkung Lakukan Regenerasi Kader, Gandeng Kalangan Milenial dan Gen Z

Singasana (Bali Post)-

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan tuntas menggelar Musyawarah Ranting (Musting) serentak di 133 desa pada 10 kecamatan seKabupaten Tabanan, Sabtu
(24/1) lalu.

Hal yang sama juga dilakukan di Ranting Klungkung.

Agenda konsolidasi partai di tingkat akar rumput ini tak sekadar memilih kepengurusan ranting dan anak ranting, namun juga menjadi momentum penguatan regenerasi kader dengan melibatkan generasi milenial dan Gen Z.

Baca juga:  Tiga Daerah Ini, Kantong Kemiskinan Terbanyak di Bali

5. Setelah Jatiluwih Terapkan Moratorium, Perlu Dibentuk BPWBD Lanskap Subak Catur Angga Batukaru

Denpasar (Bali Post) –

Daerah lain bisa meniru langkah Jatiluwih, Tabanan yang sepakat melakukan moratorium terhadap pembangunan baru di kawasan tersebut.

Hal ini menjadi kesepakatan bersama menjaga Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD).
Setelah moratorium, para akademisi mengusulkan agar dibentuk Badan Pengelola Warisan Budaya Dunia (BPWBD) Lanskap Subak Catur Angga Batukaru. (*)

BAGIKAN