Jajaran kader dan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menggelar aksi “Merawat Pertiwi” untuk memperingati hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Jajaran kader dan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menggelar aksi “Merawat Pertiwi” untuk memperingati hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Tradisi memberi kado ulang tahun lewat aksi nyata merawat lingkungan ini disebut bukan semata persembahan bagi Megawati, melainkan juga wujud komitmen partai menjaga bumi sebagai Ibu Pertiwi. Peringatan HUT ke-79 Megawati dipusatkan di Wantilan Pura Ulun Danu Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Jumat (23/1) pagi.

Wakil Ketua Bidang Pemerintah, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi, dr. I Nyoman Sutjidra, mengatakan perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan tahun ini digelar sederhana dan dipusatkan di Kabupaten Buleleng. Tema “Merawat Pertiwi” menjadi arahan agar seluruh kader turun langsung melakukan aksi lingkungan, mulai dari pembersihan sampah, penanaman pohon, hingga restocking ikan.

Baca juga:  Selama 2 Minggu Terakhir, Bali Masuk Salah Satu Provinsi Alami Kenaikan Kasus Aktif

“Ini bentuk perhatian beliau. Ibu Mega pecinta tanaman. Karena itu kader PDI Perjuangan di Bali, termasuk di Buleleng, terus menerus melakukan kegiatan merawat Pertiwi,” ujarnya.

Sutjidra menambahkan, kegiatan tersebut juga sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem. Upaya seperti pembersihan lingkungan dan penanaman pohon diharapkan dapat membantu meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi.

Pemilihan kawasan Buyan disebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, Danau Buyan merupakan daerah hulu sekaligus penyangga penting bagi Bali bagian utara dan selatan. Namun, kondisi kedua danau dinilai perlu perhatian karena mulai terjadi pendangkalan.

Baca juga:  PDIP Buleleng Buka Pendaftaran Bacabup dan Wabup

“Ini yang harus kita rawat agar tetap memberi kesejahteraan bagi masyarakat, baik di wilayah Tabanan maupun Buleleng,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan partainya selalu berpegang pada prinsip gotong royong dalam setiap kegiatan. Ia menyebut aksi “Merawat Pertiwi” juga merupakan cerminan kecintaan Megawati terhadap alam.

“Ibu Mega pribadi yang sangat mencintai alam dan lingkungan. Beliau juga Ketua Asosiasi Kebun Raya Indonesia. Karena itu setiap peringatan ulang tahun, PDI Perjuangan selalu menggelar kegiatan yang berkaitan dengan kelestarian alam,” ujarnya.

Baca juga:  Vonis Mantan Ka-UPTD PAM Provinsi Bali Turun Drastis

Ia menambahkan, tema “Merawat Pertiwi” tahun ini menjadi persembahan kader PDI Perjuangan dalam memberikan penghormatan atas perhatian dan keteladanan Megawati terhadap isu lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat menjaga kawasan penyangga danau agar tetap lestari.

Dalam kegiatan tersebut, kader PDI Perjuangan menanam sekitar 300 pohon dengan jenis yang disesuaikan kondisi setempat, seperti nangka, beringin, alpukat, dan jenis lainnya. Selain itu dilakukan restocking sekitar 5.000 ekor ikan nila. Panitia juga menyerahkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako untuk masyarakat Desa Pancasari. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN