Palinggih dan panyengker rumah warga roboh akibat hujan deras. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang kembali mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem, kembali memicu bencana alam, Sabtu (10/1). Bangunan dapur dan kamar mandi milik warga roboh. Selain itu, hujan deras menyebabkan panyengker serta palinggih warga jebol.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Minggu (11/1), mengungkapkan, dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem pada Sabtu mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana alam. Kejadian di Lingkungan Gede, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, sebuah bangunan dapur dan kamar mandi milik I Desa Made Dwi Tama Yani, roboh. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya mengalami kerugian material mencapai Rp25 juta,” ucapnya.

Baca juga:  Perbaikan Jalan di Tabanan Ditarget Tuntas 2024

Selain dapur dan kamar mandi warga, hujan deras juga mengakibatkan panyengker milik I Nengah Merta yang berlokasi di Banjar Dinas Gumung, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, jebol. “Kejadian tersebut mengakibatkan akses ke kamar kecil tertutup material, salah satu tiang rumah juga rusak dan sepeda motor juga ikut tertimbun material, hingga mengalami kerugian kurang lebih Rp10 juta. Kemudian, untuk tembok panyengker jebol mengalami kerugian sekitar Rp5 juta,” katanya.

Baca juga:  Hujan Deras di Jembrana, Sejumlah Permukiman Banjir hingga Sepinggang

Kata arimbawa, dampak hujan deras juga mengakibatkan sanggah/palinggih dan panyengker warga yang berlokasi di Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, juga jebol. “Kejadian ini menimpa sanggah milik Ni Wayan CL Ary Purnami. Estimasi kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan kurang lebih mencapai Rp100 juta,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN