
BANTEN, BALIPOST.com – Rangkaian kick-off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, digelar Sabtu (29/11). Kemudian dilanjutkan kegiatan di Alun-alun Kota Serang, Banten, Minggu (30/11) sekaligus memulai rangkaian menuju puncak peringatan HPN di Banten pada 9 Februari 2026.
Sebelum acara Kick Off dimulai, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir bersama jajaran pengurus, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Banten Andra Soni melakukan jalan sehat bersama dengan masyarakat pers dan ribuan masyarakat Banten. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pers, Pemerintah, dan Polri.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peluncuran Kick Off dengan sambutan dari Ketua Panita HPN yang juga Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Banten Andra Soni.
Acara Kick Off HPN 2026 turut dihadiri jajaran panitia lokal yang juga pengurus PWI Banten serta konstituen Dewan Pers, antara lain Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), SMSI (Serikat Media Siber Indonesia), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia).
Akhmad Munir, menyatakan Kick Off ini adalah simbol dimulainya agenda strategis HPN 2026. Fokus utama HPN tahun ini adalah Konvensi Media Massa yang akan membahas masa depan pers nasional di tengah ancaman disrupsi teknologi.
Sehari sebelumnya, dalam kegiatan makan malam, Akhmad Munir, menyampaikan pesan kuat mengenai peran strategis pers dalam melayani publik.
Tanggung Jawab sebagai Pengabdi Masyarakat
Direktur Utama LKBN Antara itu menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar sebagai pengabdi masyarakat, terutama di tengah disrupsi media dan maraknya misinformasi. Ia mengaku terinspirasi oleh semangat para penyandang disabilitas yang hadir melalui sebuah yayasan.
“Mereka memiliki impian dan ketabahan yang mungkin lebih besar dari kita semua. Kami merasa menjadi bagian dari keluarga besar mereka,” kata Munir dalam keterangan pers diterima Minggu (30/11).
Munir menjelaskan bahwa kick-off HPN tahun depan digelar terbuka di Alun-alun Kota Serang sebagai simbol kedekatan pers dengan masyarakat.
“Pers itu pengabdi kepada masyarakat. Jika menyebut diri insan pers, maka kita adalah guru masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, pers memiliki peran penting sebagai penyambung suara, mata, dan telinga masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Tanpa keberpihakan kepada publik, kata Munir, pers berisiko kehilangan kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Munir menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers di tengah derasnya disinformasi dan bermunculannya media tidak kredibel. Karena itu, ia mengajak insan pers kembali kepada nilai dasar profesi dan menjunjung kode etik jurnalistik.
Munir menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten dan seluruh konstituen Dewan Pers yang siap berkolaborasi menyukseskan HPN 2026. Ia menyebut gelaran tahun depan akan menjadi momentum memperkuat kualitas pers dan kedekatannya dengan masyarakat.
Munir juga mengungkap bahwa kick-off HPN 2026 direncanakan dihadiri Gubernur Banten Sonny Yatra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta perwakilan Dewan Pers.
Pada kesempatan gala dinner tersebut, Anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat beserta delapan anggota lain berhalangan hadir karena semua tugas di daerah. Kendati demikian, ia optimis HPN 2026 Banten akan lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa sembilan konstituen Dewan Pers telah menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan HPN pada 9 Februari 2026, sehingga diyakini HPN di Banten akan sangat meriah.
Sementara itu Asisten Daerah III Provinsi Banten, Denny Hermawan, yang hadir mewakili Gubernur Banten menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur tidak dapat hadir di gala dinner akibat agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, ia menegaskan komitmen Pemprov Banten mendukung penuh penyelenggaraan HPN 2026.
“Bagi Provinsi Banten, ini adalah kesempatan untuk mempererat kerja sama dengan insan pers. Kami tidak dapat melakukan akselerasi pembangunan tanpa dukungan pers, baik nasional maupun daerah,” ujar Denny.
Ia menyebut hubungan Pemprov Banten dengan PWI Banten selama ini terjalin harmonis dan saling menguatkan. Menurutnya, pers, pemerintah, dan masyarakat merupakan tiga elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun daerah.
Denny menutup dengan menyampaikan bahwa koordinasi antara Pemprov Banten, PWI, dan panitia akan terus dilakukan hingga pelaksanaan dan suksesnya HPN 2026 mendatang. (kmb/balipost)



