
DENPASAR, BALIPOST.com – Bali United berhasil mematahkan rekor sempurna Borneo FC. Bertandang ke Stadion Segiri, markas yang selama ini menjadi “benteng tak tersentuh” Borneo FC, Serdadu Tridatu justru tampil paling tajam di momen yang paling menentukan.
Hasilnya, Bali United mencuri kemenangan krusial 1-0 pada laga pekan ke-14 BRI Super League 2025/26, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (30/11) sore, sekaligus menghancurkan rekor 11 kemenangan beruntun Pesut Etam.
Datang sebagai underdog, pulang sebagai perusak rekor. Itulah kalimat yang paling tepat menggambarkan performa Bali United di Samarinda.
Dikutip dari Kantor Berita Antara, sejak menit awal, tekanan ysng di lancarkan Borneo FC menguji ketahanan lini belakang Bali United. Mike Hauptmeijer tampil brilian, terutama saat menepis tembakan jarak jauh Christophe Nduwarugira pada menit 27 yang sempat membuat publik Segiri terdiam.
Meski lebih banyak tertekan, di babak pertama, skuad asuhan Johnny Jansen tetap tampil disiplin dan rapi. Mereka menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan balik senjata yang akhirnya menjadi pembeda. Sampai peluit panjang babak pertama berakhir skor masih tetap sama 0-0.
Memasuki babak kedua laga mulai berubah. Ketika Borneo FC semakin agresif, Bali United justru menunjukkan efektivitas yang luar biasa. Menit 54 menjadi titik balik ketika tendangan Boris Kopitovic memantul liar dan langsung disambar oleh tandukan mematikan Kadek Agung.
Gol itu bukan hanya memecah kebuntuan, tapi juga memecah atmosfer Segiri. Serdadu Tridatu merayakan gol di kandang tim yang lagi menjadi penguasa di puncak kelasemen sementara. Sementara ribuan suporter tuan rumah terdiam menyaksikan timnya dihukum dengan cara paling menyakitkan lewat efektivitas dan ketenangan tim tamu.
Menjelang akhir laga, Borneo FC menggila. Peralta dan Douglas Coutinho menekan habis-habisan, namun tembok barisan belakang Bali United tetap kokoh. Benteng terakhir dari duet bek, gelandang bertahan, hingga Hauptmeijer berulang kali mematahkan peluang tuan rumah.
Tambahan enam menit waktu tersisa tak dapat menyelamatkan Pesut Etam dari kekalahan perdana musim ini. Sementara itu, Bali United berdiri tegak sebagai tim pertama yang mampu membuat Borneo FC tersungkur.
Dengan hasil ini, Bali United menempati peringkat 11 dengan 17 poin dari 13 laga. Sedangkan Borneo tetap di puncak klasemen sementara dengan 33 poin dari 12 laga. (Suka Adnyana/balipost)










