Umat Hindu saat melaksanakan persembahyangan di Pura Jagatnatha, Denpasar. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari).

Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 30 November 2025, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Bali Belum Pernah Terapkan PSBB, Gubernur Koster Sebut Pengendalian COVID-19 Berjalan Cukup Baik

Catur Laba
Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.

Dewa Stata
Baik untuk melakukan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya.

Dewasa Tanian
Baik untuk mulai menanam, mulai suatu usaha pertanian.

Geni Agung
Tidak baik dipakai dewasa, sangat buruk.

Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Luang
Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.

Baca juga:  Masuk 10 Besar Nasional, Pemkab Klungkung Terima Penghargaan Pembangunan Daerah dari Bapennas

Kala Mangap
Tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros.

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Uncal Balung
Tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting.

Upadana Amerta
Baik untuk menanam suatu tanaman, membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN