DENPASAR, BALIPOST.com – Longsor menimbun bangunan kos-kosan di Jalan Kendedes Gang Satu, Desa Ubung Kaja, Denpasar pada Senin 20 Januari 2025 sekitar pukul 6.30 WITA. Dalam peristiwa itu, sebanyak 8 orang tertimbun. Lima korban di antaranya meninggal dunia karena tertimpa longsoran dan 3 orang lagi mengalami luka-luka.

Perbekel Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika pada Selasa (21/1) saat ditemui di kantornya mengaku kaget karena di lokasi itu ada kos-kosan. Ia mengutarakan baru tahu di sana ada kos-kosan setelah kejadian.

Baca juga:  Telan Ribuan Jiwa Selama 2024, Penerapan Kebijakan Zero ODOL Jadi Prioritas

Areal kos-kosan itu tidak terlihat dari pinggir Jalan Kendedes, karena tertutupi bangunan penjual mebeler. Bahkan ia sendiri sempat bingung mencari jalan masuk ke tempat kejadian.

Dari pengamatannya, bangunan kos-kosan itu berbentuk L, dengan posisi kamar-kamar bagian di barat dan selatan. Kedua sisi dari bangunan kos tersebut berada di bawah tebing curam 6 sampai 10 meter.

Namun di atas tebing bagian barat ada proyek pengerukan tanah. Sejumlah pohon dan bambu yang ada di lahan itu dibabat.

Baca juga:  Ini, Identitas Tiga Korban Tewas di Jalur Bangli-Besakih

Diperkirakan saat terjadi hujan pada Minggu 19 Januari 2025, tebing tersebut tidak kuat menahan air yang masuk ke dalam tanah dan mengakibatkan terjadinya longsor.

Lima korban meninggal tersebut sebagian besar merupakan penghuni dari dua kamar yang tertimbun tanah. Disampaikan juga, orang yang tinggal di kos-kosan tersebut merupakan penduduk musiman. Mereka pun tidak pernah melaporkan keberadaannya ke kepala lingkungan setempat. (Eka Adhiyasa/balipost)

Baca juga:  Korban Gempa 7 SR Terus Bertambah

Tonton selengkapnya di video

BAGIKAN