Penyaluran air bersih kembali dilakukan Polres Jembrana bersama petugas Damkar Satpol PP Jembrana ke korban banjir di Pengambengan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Hujan lebat yang terjadi Rabu (12/10) hingga Kamis (13/10) juga mengakibatkan banjir kembali terjadi di Pengambengan. Akibat banjir juga mengakibatkan krisis air bersih. Polres Jembrana bersinergi dengan petugas Damkar Satpol PP Jembrana melakukan penyaluran air bersih, Kamis (13/10).

Penyaluran air bersih dilakukan Samapta Polres Jembrana yang dipimpin Kasat Samapta AKP I Putu Suparta bersama dua orang petugas damkar karena menggunakan mobil tangki damkar.

Baca juga:  Dituntut 14 Tahun Penjara, Perempuan Ini Menangis

Inisiah (50) salah seorang warga Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara mengatakan ketika banjir airnya masuk ke sumur warga. Sehingga praktis airnya tercemar dan tidak bisa digunakan untuk minum. Dengan adanya bantuan air bersih ini ia mengaku bersyukur bisa memenuhi kebutuhan air bersih.

Air bersih bantuan dari Polres ini akan digunakan untuk minum dan memasak saja. Ia menggunakan dua ember besar untuk menampung air bersih. “Ya paling lama digunakan sampai besok,” jelasnya.

Baca juga:  BRI Cabang Singaraja Serahkan Hadiah Undian Simpedes Semester Pertama 2017

Diharapkan agar banjir tidak terjadi lagi karena warga menjadi susah karena tiap hujan lebat selalu mendapat kiriman banjir.

Sementara Kasat Samapta Polres Jembrana AKP I Putu Suparta seizin Kapolres Jembrana mengatakan kembali menyalurkan 5 ribu liter air bersih ke desa Pengambengan lantaran kembali adanya permintaan air bersih dari korban banjir desa Pengambengan. Polres akan siap membantu air bersih kembali bila warga kembali membutuhkannya. (Surya Dharma/Balipost)

Baca juga:  Bupati Kembang Instruksikan ASN Ikut Bantu Korban Banjir, BPBD Buat Dapur Umum
BAGIKAN