Made Arya. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Wabah COVID-19 sudah membuat berbagai sektor terpuruk, sampai akhirnya banyak yang mengelami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Melihat kondisi ini, Owner Green Kubu Coffee and Donut, Made Arya mengajak seluruh komponen untuk bangkit.

Ia sendiri sudah memulai hal ini dengan merekrut resseller dari berbagai kalangan. Made Arya mengaku awalnya menjual produk donut ini secara online.

Namun, sejak beberapa minggu terakhir justru banyak yang menawarkan diri sebagai reseller produk dinut buatannya itu. “Dalam hitungan 3 hari banyak sahabat dan temen-teman yang kena PHK di pariwisata menawarkan diri untuk jadi reseller,” katanya dihubungi, Selasa (21/4).

Made Arya mengatakan sejak awal dalam memasarkan produk ini mengutamakan konsep berbagi, sehingga ia  pun menerima adanya tawaran menjadi reseller untuk produknya tersebut. “Konsep kami adalah berbagi, akhirnya kami mengiyakan untuk ada reseller sistem dalam penjualan donut ini, dan ternyata disambut antusias market,” katanya.

Dikatakan sampai saat ini ia memiliki puluhan reseller untuk memasarkan produknya, meliputi wilayah Gianyar, Badung dan Denpasar. Dikatakan pihaknya pun berharap dengan kerjasama ini masyarakat bangkit dari teror covid 19. “Yang kami pikir adalah sebuah keberkahan untuk kita bersama bangkit dalam keterpurukan karena dampak ekonomi,” katanya.

Made Arya mengaku menggunakan konsep berjualan tanpa gengsi. Tebukti puluhan resellernya saat ini dari berbagai kalangan, seperti owner, manager, dosen, owner catering, bahkan warga yang sedang sakit dan hanya bisa bekerja dari tempat tidur. “Ada reseller saya yang sedang sakit ginjal dan hanya bisa bisa kerja dari tempat tidur,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh komponen untuk tidak mengeluh di tengah dampak COVID-19 ini. Namun harus beradaptasi dengan keadaan, serta berinofasi mencari peluang yang baru. “Jadi pesan moralnya ialah, marilah kita bangkit bersama, berbagi bersama. Jangan mengeluh, mari berkarya bersama dalam sebuah tujuan yang mulia,” katannya. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.