GIANYAR, BALIPOST.com – Warga digegerkan dengan ambruknya bangunan Bale Pesantian, di Pura Dalem Alit, Banjar Baung, Desa Sayan, Kecamatan Ubud pada Sabtu (11/4). Diduga bangunan itu ambruk akibat terjangan angin kencang.

Kelihan Dinas Banjar Baung, I Kadek Arianta mengatakan bangunan bale pesantian itu memang roboh setelah diterjang angin kencang. “Pada Sabtu kemarin, tiba-tiba angin sangat kencang di wilayah Desa Sayan. Sekitar pukul 12.30 bangunan bale pesantian yang ada di Pura Dalem Alit, Desa Sayan roboh karena diterjang angin tersebut,” jelas Arianta saat ditemui, Minggu (12/4).

Pascakejadian itu, krama Banjar Baung datang ke pura untuk melakukan pembersihan puing-puing bangunan di sekitar lokasi. Disinggung langkah selanjutnya, Arianta mengaku akan melakukan pecaruan di lokasi kejadian.

Yaitu di jeroan pura, namun untuk harinya masih menunggu hasil parum dengan krama. “Terkait pecaruan kami masih menunggu hasil paruman nanti pada hari Sukra Pon, karena hari itu jadwal sangkep peneman di Banjar Baung. Kedepannya juga harapannya agar ada bantuan sedikit dari pemerintah terkait bencana ini,” imbuhnya didampingi Kelihan Adat, Wayan Mawa.

Dikatakan bangunan yang roboh tersebut merupakan bangunan yang selesai dikerjakan pada 2010. Meski tidak ada korban jiwa, diperkirakan kerugiannya mencapai Rp 450 juta. “Beruntung saat kejadian memang tidk ada aktivitas warga di sana,” katanya.

Perbekel Desa Sayan, I Made Andika dikonfirmasi mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar. “Kami di desa sudah nerkoordinasi langsung dengan BPBD dan Bapak Bupati. Bahkan Bapak Bupati sudah melihat langsung lokasi bangunan yang roboh dengan video call,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.