Pesawat dari maskapai penerbangan Rossiya berada di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ratusan WN Rusia kembali meninggalkan Bali pada Rabu (8/4) lewat Bandara International I Gusti Ngurah Rai. Keberangkatan mereka menggunakan pesawat carteran.

Menurut Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali, Elfi Amir, Kamis (9/4) ratusan WN Rusia ini menggunakan maskapai penerbangan Rossiya dengan No flight FV 6296 DPS-sheremetyevo. Check in sudah mulai dibuka pada pukul 18.00 WITA.

Kemudian, sekitar pukul 20.43 WITA, proses boarding di Gate 1A mulai dilakukan. Sekitar pukul 21.30 WITA, pesawat chateran ini selesai boarding. “Untuk jumlah penumpang, jumlah dewasa mencapai 250 pax dan anak-anak 12 pax. Totalnya ada 262 pax,” sebutnya.

Sekitar pukul 21.45 WITA, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Semua penumpang telah melalui pemeriksaan suhu badan sebelum check in dan tidak ditemukan suhu badannya 38 derajat Celcius,” ungkapnya.

Baca juga:  September, Bandara Ngurah Rai Akan Dilengkapi Gerbang Imigrasi Otomatis

Sebelumnya, ratusan WN Rusia juga meninggalkan Bali pada Kamis (26/3). Bahkan saat itu, Bali yang memperpanjang waktu diam di rumah pascaperayaan Nyepi, Rabu (25/4), membuat Dubes Rusia untuk Indonesia, Liudmila Vorobieva, bersurat pada Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dubes Rusia meminta agar warganya yang hendak ke Bandara Ngurah Rai diberikan akses lalu lintas. Disebut dalam surat itu, jumlah WN Rusia yang meninggalkan Bali mencapai 500 orang. (Pramana Wijaya/balipost)