EMARAPURA, BALIPOST.com – Stok darah mulai menipis. Ini karena sudah lama tak lagi yang donor darah akibat wabah COVID-19.

Untuk memenuhi kebutuhan darah di UTD PMI, DPRD Klungkung langsung mengarahkan anggota dan stafnya untuk menggelar donor darah, Jumat (3/4). Ini untuk membangun kesadaran kembali warga untuk mendonorkan darahnya, meski di tengah wabah COVID-19.

Ketua DPRD Klungkung A.A Gde Anom berinisiatif menyelenggarakan donor darah yang melibatkan seluruh anggota dewan dan Staf Sekretariat DPRD Klungkung. Dengan donor darah ini, setidaknya dapat mengurangi kelangkaan darah yang mulai melanda UTD PMI sejak wabah COVID-19 merebak.

Kepada masyarakat yang ingin melakukan donor darah, tetapi enggan untuk mendatangi PMI, PMI Klungkung telah siap untuk melakukan layanan jemput ke tempat. Ada mobil keliling untuk pengambilan darah.

Baca juga:  Diduga Terlibat Hibah Fiktif, Oknum DPRD dan Dua Anaknya Jadi Tersangka

Ini juga sejalan dengan himbauan pemerintah daerah agar tetap melakukan physical distancing. Ia ingin membangun kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah lebih tinggi, untuk segera memenuhi stok darah.

Donor darah selain membawa misi sosial, juga bertujuan menurunkan resiko penyakit jantung dan menurunkan berat badan. “Ini akan dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Donor darah ini berhasil terkumpul 36 kantong darah dari 50 orang yang melakukan registrasi. Karena kegiatan ini dilaksanakan dalam situasi penanganan COVID-19, dilaksanakan sesuai SOP dengan memperhatikan jarak dari para pendonor.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta selaku Ketua PMI Klungkung, cukup antusias melihat respons lembaga dewan. Misi sosial untuk memenuhi kebutuhan darah tidak kalah penting, dari pencegahan Covid-19, karena kebutuhan darah untuk pasien di RSUD Klungkung juga cukup tinggi. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN