Petugas kesehatan di Lapas Tabanan mengecek suhu tubuh warga binaan dengan termometer infra merah, Selasa (17 /3). (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tabanan menghentikan sementara layanan kunjungan keluarga warga binaan. Keputusan tersebut diambil untuk menghindari penyebaran penularan virus Corona.

Kepala Lapas Tabanan I Putu Murdiana mengatakan, penutupan layanan kunjungan dimulai sejak Selasa (17/3) sampai  31 Maret 2020. Kunjungan akan dibuka kembali pada 1 April. Upaya ini dinilai perlu dilakukan mengingat penghuni Lapas Tabanan sekarang berjumlah 198 orang dan berada dalam satu areal. “Penyebarannya bisa sangat cepat karena mereka berada dalam satu areal blok kecil,” ujarnya.

Selain kebijakan tersebut, pihaknya telah menyediakan hand sanitizer di pintu masuk utama lapas serta termometer infrared untuk mendeteksi suhu tubuh pegawai dan warga binaan. Disediakan pula bak cuci tangan dilengkapi sabun di tiap blok warga binaan.

Baca juga:  Dikeluhkan, Tidak Ada Kunjungan Dokter Ahli Jiwa

“Untuk penyemprotan disinfektan juga rutin akan kami jadwalkan tiap hari. Seperti di terali besi yang berisiko sebagai penyebaran virus dan areal kawasan lapas lainnya,” terangnya sembari menambahkan, di klinik lapas telah siap dua orang dokter dan dua orang perawat untuk mendeteksi kesehatan warga binaan dan pegawai Lapas. (Puspawati/balipost)