DENPASAR, BALIPOST.com – Kepergian Ir. I Gde Budiartha, mantan Ketua Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Denpasar pada Kamis (5/3) malam pukul 21.00 Wita, menyisakan kenangan mendalam. Selama memimpin Gapensi Kota Denpasar dua periode sebagai ketua, sikapnya yang paling menonjol adalah sangat disiplin dan perhatian, baik terhadap organisasi, kegiatan sosial maupun keagamaan.

Ketua Gapensi Kota Denpasar Ir. I Gusti Ngurah Raka Winaya menuturkan, almarhum Budiartha merupakan putra dari motor pendiri Gapensi di Bali yaitu Made Soekoe (alm) dan adik Ketua Gapensi Kodya Denpasar I yaitu Yasa Terawa.

Budiartha lebih dari 20 tahun mengabdi di Gapensi, terutama di Gapensi Kota Denpasar. Almarhum menjabat Wakil Ketua II Gapensi Kota pada 1997-2001, Bendahara Gapensi Denpasar periode 2001-2005, Ketua Departemen Litbang BPD Gapensi Bali periode 2007-2011, Ketua Gapensi Denpasar 2009-2014, Ketua Gapensi Denpasar 2014-2019 dan Ketua Pengawas Gapensi Denpasar 2019-2024. “Rasa kekeluargaan beliau sangat tinggi,” ujar Raka Winaya, Senin (9/3).

Baca juga:  Komunitas GAS Petang Bulatkan Tekad Dukung Penuh Giriasa Dua Periode

Kemampuan dan sikap berorganisasi yang baik dari almarhum adalah selalu menyediakan waktu untuk kepentingan organisasi dan anggota. Rapat–rapat yang sudah terjadwal dalam setahun selalu diselenggarakan. “Hal–hal paling penting yang beliau tekankan adalah dalam hal laporan keuangan. Beliau memiliki kemampuan manajemen keuangan yang baik dan selalu menjaga hubungan dengan instansi terkait,” tuturnya.

Raka Winaya juga salut dengan sikap spiritual dan sosial almarhum yang baik. Untuk menambah keakraban dengan pengurus dan keluarga, almarhum sering mengadakan kegiatan bersama, seperti melakukan tirtayatra dan kegiatan sosial. (Citta Maya/balipost)