Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Setelah sebelumnya diumumkan ada 2 penambahan pasien COVID-19, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto kembali mengumumkan dua kasus lagi. Dikutip dari Antaranews.com, Minggu (8/3), total kasus COVID-19 menjadi 6 kasus.

Dua orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu diklasifikasi sebagai kasus 5 dan 6. “Hari ini dari hasil pemeriksaan laboratorium kita menambah lagi dua kasus positif,” kata Yurianto di Kantor Presiden.

Sebelumnya, Jumat (6/3), kasus 3 dan kasus 4 diketahui punya kontak dekat dengan kasus 1. “Kondisi kasus No 3 dan 4 suhu tubuhnya 37,6 derajat dan 37,7 derajat, ada keluhan batuk, keluhan pilek, tapi tidak ada keluhan sesak nafas dan kita harap kondisi intervensi agar bisa baik,” ucap Yurianto.

Baca juga:  Selama 4 Bulan, PLN akan Lakukan Pemeliharaan Jaringan Gilimanuk-Antosari

Yurianto pun mengungkapkan bagaimana contact tracing terhadap keduanya. “Begitu kami ada kasus 1 dan kasus 2, kami memutuskan segera melakukan conctact tracing, mencari, mengidentifikasi orang-orang yang kontak dekat dengan kasus 1 dan 2,” paparnya.

Pada awalnya data yang kami terima 80 orang yang berada di tempat itu. Seluruhnya merupakan gabungan dari tamu, pegawai tempat itu, termasuk orang-orang yang berada di sekitar itu yang memungkinkan terjadi kontak, seperti tukang parkir.

Penelurusan itu, katanya, dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Polri dan BIN. “Dari 80 orang itu kami bisa dikecilkan karena ada orang-orang yang tidak berada di ruangan itu, seperti tukang parkir dan juga tukang masak tidak masuk, jadi dikecilkan jadi 20 orang,” kata Yurianto. (kmb/balipost)