Atlet Pelatda Bali menjalani tes fisik di GOR Lila Bhuana, Denpasar. (BP/nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Atlet dan pelatih Bali yang masuk pelatda disiapkan dana insentif Rp 1.650.000 tiap bulan, dengan catatan minimal berlatih 22 kali. Atlet dan pelatih yang bisa menambah porsi latihan, mendapat dana tambahan Rp 50.000 per sekali latihan.

Menurut Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra di Denpasar, Selasa (3/3), pelatda digulirkan mulai 28 Februari lalu dan hasilnya akan dievaluasi pada 28 Maret mendatang. ”Atlet dan pelatih pelatda maksimal menerima Rp 2.750.000 tiap bulan. Atlet yang berlatih kurang dari 22 kali dalam sebulan akan dievaluasi, jelasnya, Selasa (3/3).

Pelatih wajib menjepret segala kegiatan latihan atlet dan fotonya diserahkan melalui aplikasi. Dalam pelaporan foto kegiatan, berlatih cuma 5 menit jangan dilaporkan berjam-jam. “Rohnya olahraga kan menjunjung tinggi sportivitas. Jika program latihan asal-asalan otomatis akan ketahuan saat tes fisik,” tegasnya.

Baca juga:  Bali United Bertolak ke Singapura pada 12 Januari

Dikatakannya, uang intensif hanya diberlakukan saat TC desentralisasi ini. Ketika memasuki TC sentralisasi akan ditambah akomodasi dan konsumsi bagi atlet dan pelatih. Pelatda dihuni 239 atlet dari 28 cabor. (Daniel Fajry/balipost)