Ratusan peserta ikuti ujian kenaikan tingkat Geup Taekwondo Denpasar periode I. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Bali Kolonel Laut (P) M. Bimo Sutopo yang diwakili oleh Paspotmar Lanal Denpasar Bali Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana Susila membuka secara resmi ujian kenaikan tingkat Geup Taekwondo Periode I tahun 2020 se-Kota Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Mako Pangkalan TNI AL Denpasar, Jalan Raya Sesetan, Minggu (26/1).

Pelaksanaan ujian kenaikan tingkat ini yang diikuti oleh 309 peserta Taekwondo di seluruh Dojang yang ada di Kota Denpasar dihadiri oleh PLH. Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Bali Kolonel (Pur) Ketut Sugiartha, Ketua Harian TI Provinsi Bali Made Muliasa, Ketua TI Kota Denpasar Dr. Ir. A.A.P Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc. beserta jajaran dan pengurus Taekwondo Kota Denpasar.

Dalam sambutannya Pembina Upacara mengucapkan selamat datang di Mako Pangkalan TNI AL Denpasar Bali dan menghimbau kepada seluruh peserta ujian untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelaksanaan ujian kenaikan tingkat Geup ini. Pembina upacara juga mengucapkan selamat menempuh ujian kenaikan tingkat semoga mendapatkan yang terbaik.

Menurut Ketua Panitia Ujian Kenikan Tingkat Geup Taekwondo, Sebeum Handoko, S.E., menyampaikan, bahwa kenaikan ujian kenaikan tingkat ini akan dilaksanakan secara rutin dan pereodik di tengah-tengah kesibukan menjelang ajang turnamen Wali Kota Cup mendatang dan pelaksanaan Porjar Tingkat Kota Denpasar tahun 2020, namun pelaksanaan ujian kenaikan tingkat harus tetap berjalan sesuai dengan Program Kerja Pengprov TI (Taekwondo Indonesia) Bali.

Baca juga:  Diharapkan, Taekwondo di TNI AL Bisa Jadi Tolok Ukur Dojang di Bali

Di tempat yang sama Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar Agung Suryawan mengatakan Kejuaraan demi Kejuaraan dan runtutan prestasi yang ditorehkan para atlet Kota Denpasar tentunya tak lepas dari pembinaan yang berjalan berkesinambungan. “Tak Bisa dipungkiri kesinambungan tersebut adalah kerja keras kita semua dari berbagai bidang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh PLH Ketum Taekwondo Indonesia Provinsi Bali Kolonel (Pur) Ketut Sugiartha, menurutnya taekwondo Indonesia tidak dapat diintervensi oleh siapapun dan tidak dapat dibinasakan oleh siapapun. Karena jiwa taekwondo adalah jiwa petarung yang siap berhadapan dengan siapapun. “Yang kami tanamkan dalam pengelolaan organisasi adalah ketaatan pada aturan AD/ART yang ditetapkan, kami tidak pernah memberikan toleransi bahkan untuk urusan admistrasi sekalipun. Disiplin dan menjaga kebenaran adalah sikap bagi seorang taekwondoin,” ujar pensiunan TNI AD tersebut. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.