Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS didampingi Romo saat menyampaikan ucapan selamat natal di Gereja Katolik dalam perayaan Natal 2019. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III mengikuti perayaan Misa Natal di Gereja Katolik Paroki  dalam rangka menghormati umat Nasrani merayakan Hari Natal 2019. Disambut oleh Romo dan rohaniawan serta Panitia Perayaan Natal, Senator Arya Wedakarna (AWK) terlihat berbaur dengan umat Kristiani dalam menjalankan sakramen suci hampir selama 2 jam.

Kehadiran Senator AWK di sejumlah gereja pada perayaan Natal ini, juga menandakan AWK adalah sosok pengayom dari semua umat dan agama di Bali. Harapannya, ke depan umat Hindu bersatu padu dengan umat Nasrani dalam membangun bangsa disampaikan langsung oleh Senator AWK.

“Umat Hindu dan Nasrani memiliki tantangan yang sama dalam hal menjalankan kehidupan beragama di Indonesia, dan sebagai agama minoritas di Indonesia maka sudah sepatutnya kedua agama ini bekerjasama dalam membangun bangsa. Dan saya setuju dengan tema Natal pada hari ini yakni “Hiduplah Bersahabat Dengan Semua Orang.” Sederhana tapi kena dengan situasi zaman ini. Dalam agama Hindu ini disebut dengan Vasudhaiwa Kutumbakam,” ungkap AWK yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini.

Baca juga:  Dr. Wedakarna Minta Perusahaan BUMN Bantu Program Gubernur Bangun Majelis Desa Adat

AWK juga menyampaikan keprihatinannya terhadap pelarangan perayaan Natal di dua kabupaten di Sumatera yang sempat viral. Menurutnya ini sudah menyalahi Konstitusi yakni Pancasila dan UUD 1945. “Saya kecam jika ada oknum anti Pancasila yang masih takut dengan gedung Gereja, takut dengan Salib dan takut akan kebhinnekaan. Ini menunjukkan bahwa kualitas agama dari oknum dan komunitas itu dangkal. Kita harus ingat bagaimana negara ini dibangun pada 1945 oleh Bung Karno dengan fondasi dasar kebangsaan,” ungkap AWK. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.