DENPASAR, BALIPOST.com – Alfamart sebagai perusahaan yang bergerak di bidang retail memiliki komitmen untuk membantu pelaku UMKM di Bali. Buktinya, tercatat sebanyak 71 produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dipasarkan hampir di seluruh toko Alfamart yang ada di wilayah Pulau Dewata.

Menurut Branch Manager Alfamart Bali, Suriadi, produk-produk UMKM yang dipasarkan tersebut beragam. Diantaranya makanan khas asal Bali, seperti kacang dan kue pie. “Selain itu, ada kopi, beras sampai dupa,” ujarnya, Jumat (1/3).

Ia menambahkan usai perayaan Nyepi, akan ada 4 produk UMKM dari Tabanan. Sebagai awal, produk-produk pelaku UMKM dari Tabanan akan dipasarkan di kabupaten itu.

Meski sudah puluhan produk yang dipasarkan, ia mengatakan pihaknya masih membuka kesempatan kepada para produsen produk UMKM lainnya untuk dipasarkan. Namun, ada standar kualitas sesuai prosedur yang diterapkan oleh perusahaan. “Standar itu pertama dari kualitas produk harus sudah ada izin produk industri rumah tangga (PIRT) dari dinas terkait,” ucapnya.

Baca juga:  Destinasi Wisata Dunia, Potensi UMKM di Bali Masih Besar

Selain itu, lanjutnya, untuk produk makanan harus mencantumkan label halal dari MUI. Ketentuan tersebut berlaku di seluruh wilayah di Tanah Air. “Kemasan juga harus diperhatikan supaya produk tidak cepat rusak dan mencantumkan tanggal kedaluwarsa sehingga aman dikonsumsi,” ujarnya.

Sementara itu, Merchandising Manager Alfamart Cabang Bali, Anak Agung Istri Ayu Shri Harsikawidie mengatakan produk UMKM yang telah dipasarkan mendapatkan respons baik dari masyarakat. Penjualannya laris manis, terutama produk makanan khas. “Produk makanan memiliki market share yang cukup tinggi di antara produk UMKM yang telah dipasarkan. Produk UMKM telah dipasarkan sejak dari dulu, yakni sekitar 2009,” katanya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.