Pendam IX/Udayana menggelar syukuran HUT ke-68 Penerangan AD. (BP/rah)

DENPASAR, BALIPOST.com – HUT ke-68 Penerangan Angkatan Darat (AD) yang jatuh pada Minggu (13/1) dan syukurannya berlangsung sederhana, Senin (14/1). Pendam IX/Udayana dirayakan secara internal, dipimpin Kapendam Kolonel Kav Jonny Harianto G.

Wujud syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapendam dan diserahkan kepada Kasipen Media Online Mayor CAJ Ida Bagus Santika. Saat membacakan amanat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Candra Wijaya, Kolonel Jonny Harianto menyampaikan, peringatan tahun ini mengusung tema “Tingkatkan Peran dan Tugas Penerangan dalam Mendukung Tugas Pokok TNI AD.”

Saat ini, Penerangan AD terus bergerak maju mengarah untuk tercapainya profesionalisme yang diwujudkan dengan semakin diterimanya TNI AD di hati rakyat Indonesia pasca reformasi. “Keberhasilan tersebut tentunya juga tidak lepas dari sinergi yang selama ini kita jalin dengan para sahabat media,” ujarnya.

Hari Jadi ke-68 Penerangan Angkatan Darat tahun ini hendak dijadikan sebagai sebuah momentum melakukan introspeksi diri, sekaligus mengkaji kembali visi dan misi guna menghadapi tantangan ke depan. Seiring berjalannya waktu, Penerangan semakin memiliki peran strategis dan bahkan bisa dikatakan sebagai bagian dari TNI AD dalam mewujudkan tugas pokoknya dan mendukung peran strategisnya.

Baca juga:  Radikalisme Embrio Lahirnya Terorisme

Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada seluruh insan penerangan agar terus berkarya, gali potensi diri sehingga dapat menggelorakan semangat untuk berinovasi guna mengembangkan kreativitas dalam rangka memajukan instansi Penerangan di lingkungan Angkatan Darat. “Untuk kita, Satuan Penerangan, saya ingatkan selalu cermat membaca, memahami setiap informasi diterima. Sebagai insan Penerangan jangan sampai kita tidak cermat atau waspada atau cerdas,” tegas Kolonel Jonny Harianto.

Apalagi menjelang tahun politik, begitu canggihnya mereka mengkemas bahan berbagai berita maupun video sehingga mereka yang awam akan terbawa atau terpengaruh. “Pendam sangat profesional dan membantu untuk jadi sumber atau narasumber. Pendam merupakan salah satu media informasi sangat strategis jadi pegangan masyakarat. Inilah pentingnya kita perlu nalar yang sehat,” ucapnya. (Kerta Negara/balipost)

1 KOMENTAR

  1. Oom Swasti Astu,Assalamu’alaikum,Namo Budhaya
    ,Salam Sejahtera
    RAHAYU RAHAYU RAHAYU
    Pemerintah segera menindaklanjuti mengenai pelanggaran di pariwasata
    1.transport/taksi yg ilegal segera di tindak atau tekan patuh
    permen 108
    2. Pernertiban travel agen tidak resmi dan penindakkan hukum
    3. Penindakkan guide2 liar khusus guide liar china di bali,masak
    eks PRT hongkong,taiwan,china,bisa leluasa jadi guide di bali
    bagaimana guide resmi di bali nasib,jangan dgn memakai
    jilbab trus tidak di tindak,ini bukan konteks agama tetapi
    konteks profesi
    Soluisi
    1, tekan permen 108 dan ganjar hukum
    2.Segera tekan pengurusan perijinan sebelum operasional
    3. Segera urus perijinan sebagai guide di bali,sblm operasi,
    dan lakukan uji kompentensi di bidang pariwisata
    jika di bali kurang guide china,segera adakan pendaftaran
    guide dan tambah sesuai kreteria sebagai guide
    agar situasi pariwisata guide terjaga

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.