Ilustrasi. (BP/ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Sepeda motor Jupiter MX DK 2788 HQ bertabrakan dengan mobil Pick-up di jalan raya depan Kantor Telkom Banjar Buitan, Desa/Kecamatan Manggis, Karangasem, Senin (9/4). Lakalantas di ruas jalan Amlapura-Klungkung itu mengakibatkan pengendara Jupiter, AA Manik Mahendra Yana Putra (33) mengalami luka parah.

Selain luka pada kepala, pria asal Banjar Kawan, Kerambitan, Tabanan itu patah tulang kaki dan tangan. Informasi yang dihimpun, lakalantas tersebut berawal dari kecerobohan Manik Mahendra yang datang dari arah barat menuju Amlapura.

Di lokasi kejadian, motornya mengambil haluan ke kanan padahal dari arah berlawanan meluncur Pick-up DK DK 9896 BF yang dikemudikan I Ketut Garjatya (44) asal Banjar Pangkung, Desa Seraya, Karangasem. Benturan tak terelakkan, kedua kendaraan sama-sama tak sempat menghindar.

Benturan seketika membuat Manik Mahendra terpental. Dari lokasi kejadian dia langsung dilarikan ke Klinik Penta Medica, di sebelah timur Polsek Manggis.

Baca juga:  Pemotor Tewas Diserempet Mobil

Sempat mendapat pertolongan pertama, pihak klinik kemudian merujuknya ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal. ‘’Korban mengalami luka robek pada dagu, leban pelipis kanan, patah tangan kanan dan kaki kanan,’’ terang Kasubag Humas Polres Karangasem, Iptu I Nyoman Juita.

Juita mengatakan kasus lakalantas itu ditangani Sat. Lantas Polres Karangasem. Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian dan keterangan saksi-saksi, polisi menyimpulkan kecelakaan itu akibat kelalaian Manik Mahendra. Meski begitu, untuk proses hukum lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat lakalantas masih diamankan di kantor polisi.

Pengemudi pikup Ketut Garjatya mengatakan pagi itu dia dalam perjalanan menuju Manggis. Meski tidak pada posisi bersalah dan tidak luka, dia cukup tertekan. Selain khawatir dengan kondisi korban, mobilnya juga rusak berat pada bagian depan. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.